Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Memet Isa Bahrudin, 42, pria asal Kampung Renged, RT1/1, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, akan menjalankan misi pendakian budaya di Pegunungan Himalaya.
Memet mengaku pendakian ke gunung tertinggi di dunia yang terletak di perbatasan Nepal dan Tibet tersebut sebelumnya diagendakan tahun 2020. Namun kendala pandemi Covid-19, akhirnya pendakian diundur hingga saat ini.
"Baru bisa besok hari berangkat," ungkap Memet saat mendatangi Gedung Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meminta restu pemerintah daerah setempat, Jumat 16 September 2022, kemarin.
Pendakian tersebut dilakukan Memet bersama rombongannya yang diperkirakan ak memakan waktu hampir satu bulan. Dalam pendakian ada beberapa puncak gunung Himalaya seperti Pucak Everest.
"Dalam pendakian budaya, kita akan memainkan tiga alat musik di puncak Gunung Himalaya yaitu angklung, suling dan karinding," ungkapnya.
Sebelum pendakian, dirinya melakukan persiapan yang cukup matang dengan berbagai simulasi, di antaranya melakukan pendakian di Gunung Rinjani Lombok dan Baduy.
Selain itu juga sudah melakukan medical check up sebagai prasyarat untuk dapat bergabung dalam misi pendakian budaya.
"Untuk di Indonesia sudah dilakukan pendakian dari gunung yang ada di Sabang sampai Marauke. Saat ini kita ingin melakukan misi pendakian yang lebih tinggi lagi, mohon dukungan dan doanya," jelas Memet.
Sementara Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid yang melepas keberangkatan Memet mengatakan Pemkab Tangerang bersama masyarakat mendoakan agar misi pendakian berjalan lancar.
"Juga dapat mengibarkan bendera merah putih, serta panji Kabupaten Tangerang di puncak Gunung Himalaya nanti," kata Sekda.
Sekda berpesan kepada Memet menjaga kondisi kesehatan dan kekompakan, agar pendakian budaya di Pegunungan Himalaya dapat dilakukan sesuai rencana.
"Setelah sampai di puncak Gunung Himalaya nanti, kabarkan bahwa Kabupaten Tangerang berulang tahun ke-390. Ada anak Kabupaten Tangerang yang dapat menaklukan Himalaya," tuturnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 121 peristiwa kebakaran yang terjadi terjadi sejak 1 Juli hingga 26 Juli 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews