Connect With Us

Mahal, Tarif Parkir Motor di Car Free Day PPI Curug Tangerang Dikeluhkan Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 25 September 2022 | 23:56

Karcis parkir Car Free Day Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu 25 September 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tarif parkir di kegiatan Car Free Day yang berada kawasan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan warga lantaran dinilai terlalu mahal.

Dalam karcis parkir tertera untuk sepeda motor dikenakan tarif sebesar Rp10 ribu. Selain mahal, biaya yang dikenakan juga tidak sesuai dengan ketentuan dalam karcis yang tertulis "Free Air Mineral 2 Botol". Nyatanya pengunjung tidak mendapatkan air mineral.

Tak hanya itu, disebutkan juga dalam karcis meski membayar parkir kehilangan kendaraan tidak menjadi tanggung jawab penyelenggara dan PPI Curug.

Salah satu yang mengeluhkan tarif parkir tersebut adalah Fandi Achmad. Melalui media sosialnya, ia mengunggah foto karcis yang tidak sesuai dengan ketentuan dan dinilai merugikan pengunjung.

"Bayar parkir di carfreeday PLP Curug mahal banget. Pengen sehat kok malah disuruh bayar ya. Bayar 10k (Rp10 ribu) tapi kalau motor hilang tidak tanggung jawab," tulisnya, Minggu 25 September 2022.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill