2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Rencana pemerintah pusat mengkonversi kompor gas elpiji ke kompor listrik mendapat penolakan dari sejumlah masyarakat di Tangerang. Mereka menilai program tersebut dapat memberatkan karena akan menambah pengeluaran sehari-hari.
Seperti yang diungkapkan, Iyel, pemilik rumah makan di Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa 27 September 2022.
Ia menyebutkan, untuk pengeluaran listrik per bulannya saja sudah mencapai Rp300ribu. Jika bermigrasi ke kompor listrik, maka akan menambah biaya operasionalnya.
"Saya jujur tidak setuju, itu akan menjadi beban kami. Listrik otomatis akan mahal, karena kita rumah makan pasti sering masak juga," ujarnya kepada TangerangNews.
Menurutnya, jika beban operasional bertambah, dirinya tidak bisa serta merta menaikkan harga makanan yang dijualnya. Pasalnya, pelanggan pasti keberatan dan enggan makan di tempatnya.
"Jujur enggak sanggup, apalagi nantinya barang akan mahal. Kita saja jual per porsi Rp10 ribu, mungkin akan gulung tikar," jelasnya.
Sementara itu, Ade, warga Kecamatan Cikupa, juga keberatan dengan adanya wacana konversi ke kompor listrik. Mengingat penghasilannya yang pas-pasan.
"Penghasilan aja saya cukup untuk makan doang, gimana nambah di kompor listrik, Nambah besar aja pengeluaran. Saya enggak setuju, kecuali kalau pemerintah ada solusi lain," tukasnya.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews