Connect With Us

Orangtua Korban Serangan Anjing Kesal 3 RS di Tangerang Tidak Punya Obat Anti Rabies

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Oktober 2022 | 12:35

Seekor anjing terikat di pagar rumah usai menyerang seorang anak lantaran lapar ditinggal pemiliknya di Tigaraksa. (BPBD Kabupaten Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Orangtua dari NV, 13, yang diserang seekor anjing di Perumahan PWS, RT4/2, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang kecewa, lantaran tiga rumah sakit (RS) besar di Tangerang tidak memiliki obat anti rabies.

"Kalau dari si pemilik anjing itu sudah bertanggung jawab, dan anak saya sudah dibawa ke RS, tetapi hanya disuntik tetanus," kata Mahtum, ayah korban, kepada TangerangNews.com, Senin, 3 Oktober 2022.

Ia mengatakan tiga rumah sakit itu ialah RSUD Balaraja dan RS Citra Hospital Cikupa di Kabupaten Tangerang, serta RSU Kota Tangerang.

"Padahal saya juga ingin bayar uang tunai, bukan pakai BPJS. Tapi (pihak RS) ngomongnya tidak ada. Sedangkan kata pemilik anjing juga ada di RS tersebut," ungkap Mahtum.

Saat dibawa ke RS tersebut anaknya diberi penanganan. Namun setelah itu diminta menunggu sepekan untuk melihat perkembangan kesehatannya. Bila tidak ada perubahan akan dibawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

"Kami khawatir penyakit ini menyebar. Apalagi anjing itu kan tidak pernah dikasih makan dan dirawat, dan luka anak saya pun lumayan dalam," sebutnya.

Diketahui pada Sabtu, 1 Oktober 2022 siang, seorang anak diserang seekor anjing beringas yang kelaparan, lantaran ditinggal pemiliknya dan tidak diberi makan selama sepekan. Serangan itu menyebabkan korban mengalami luka cukup serius di bagian lutut kaki bagian kanan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill