Connect With Us

Jalan Raya Cisoka-Jeungjing Tangerang Banjir, Banyak Motor Mogok

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 6 Oktober 2022 | 21:08

Banjir terjadi di Jalan Raya Cisoka-Jeunjing, Kabupaten Tangerang saat diguyur hujan deras, Kamis, 6 Oktober 2022 malam. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Banjir terjadi di Jalan Raya Cisoka-Jeungjing, Kabupaten Tangerang saat diguyur hujan deras, Kamis, 6 Oktober 2022 malam.

Jalan raya tersebut pun tak dapat dilintasi kendaraan. Selain itu, banyak sepeda motor yang mogok akibat banjir ini.

"Dari tadi sore enggak bisa dilintasi," kata Jefri, warga Desa Jeunjing kepada TangerangNews.com.

Lantaran tak bisa dilintasi, diimbau pengendara mencari jalur alternatif lainnya seperti melewati akses Perumahan Taman Cisoka Indah.

Jefri menyebutkan, jalur ini digenangi banjir dengan ketinggian sekitar 50 sampai 70 sentimeter.

"Motor dan mobil enggak bisa lewat. Banyak motor yang mogok juga," katanya.

Adapun banjir di lokasi ini diduga dipicu karena adanya kiriman air dari Adiyasa Tigaraksa.

Dina, warga Desa Jeunjing juga mengatakan, Jalan Raya Cisoka langganan banjir terutama saat hujan deras.

"Kadang bingung juga, kenapa setiap hujan pasti banjir, memang enggak ada solusinya apa," cetusnya.

TEKNO
Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Rekomendasi Anti-DDoS Terbaik untuk Bisnis Online

Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:13

Pertumbuhan e-commerce dan layanan digital di Indonesia menuntut infrastruktur yang selalu online, cepat, dan aman. Salah satu ancaman terbesar adalah serangan Distributed Denial of Service (DDoS) yang dapat membuat website tidak dapat diakses

KAB. TANGERANG
Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Mensos Upayakan 300 Ribu Lansia Menerima MBG

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:32

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul berencana membuat 300 ribu warga lanjut usia (lansia) akan menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill