Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, kembali menggelar aksi demo di ruas Tol Bitung, Rabu 16 November 2022. Mereka menuntut pihak Jasamarga untuk mengatasi persoalan banjir di pemukiman mereka.
Pantauan di lokasi, aksi massa ini diikuti dari berbagai kalangan, mulai dari emak-emak hingga anak-anak. Mereka berkumpul di titik gerbang exit Tol Bitung sekitar pukul 15.15 WIB.
Dalam aksinya, mereka menutup akses Tol Bitung-Balaraja. Aksi ini berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.
Koordinator aksi solidaritas warga Kadu, Muzain Arifin mengatakan, aksi dilakukan untuk menuntut agar wilayahnya tidak banjir kembali.
"Pada hari ini, kami inginkan apalagi besok Kamis tidak ada lagi banjir di Kampung Kadu, Desa Kadu," ucapnya.
BACA JUGA: Warga Desa Kadu Demo Pemukimannya Banjir Akibat Meluapnya Sungai di Tol Bitung
Ia menyebutkan, pihaknya juga mendesak Jasamarga untuk memikirkan berbagai persoalan warga, seperti kebutuhan pangan dan kesehatan.
"Bukan memikirkan bagaimana memberikan sembako yang berbentuk masak, karena ini kan musibah," katanya.
Warga juga kecewa lantaran persoalan kesehatan hanya ditangani Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, bukan dari pengelola tol.
"Selanjutnya jika tidak terealisasikan, kami akan menyiapkan warga untuk demo lebih besar untuk selanjutnya. Karena ini sudah ada perjanjian hitam diatas putih," ungkapnya.
"Karena kesepakatan dan harapan bersama untuk tidak lagi banjir, tetapi jika harapan itu tidak terealisasi semuanya akan kita tutup," tambahnya.
Sebelumnya, sekelompok warga Desa Kadu telah menggelar aksi protes ke pihak Jasamarga pada Selasa, 15 November 2022 kemarin. Mereka melakukan demo lantaran pemukimannya terdampak bencana banjir akibat meluapnya debit air sungai di sekitar Tol Bitung.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGSinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
Seorang remaja berinisial OJF, 19, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan atas kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau sejak 21 Januari 2026 telah berkembang menjadi Siklon Tropis Luana.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews