Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Minimarket di Kampung Pugur, Desa Lengong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang disatroni kawanan rampok, pada Minggu 20 November 2022, pukul 22.58 WIB.
Aksi itu dilakukan oleh tiga orang yang menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol untuk mengancam pegawai minimarket.
Pantauan Tangerangnews.com di lokasi, sebagian minimarket diberi garis polisi. Namun minimarket masih tetap buka untuk melayani pembeli.
Atta, kasir minimarket mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika kondisi telah sepi. Kemudian empat orang datang ke minimarket. Satu pelaku yang membawa pistol masuk lebih dulu dan mengancam akan menembaknya jika melawan.
Lalu, dua rekan pelaku menyusul masuk dan langsung membawanya ke tempat brangkas. Satu orang lagi berada di depan memantau situasi.
"Dia membawa saya ke belakang untuk meminta kunci berangkas, tapi engga saya kasih karena kuncinya bukan di saya," katanya kepada TangerangNews.com, Senin, 21 November 2022.
Setelah itu pelaku membawanya lagi ke area kasir dan mengambil uang dari laci mesin.
"Perampok itu mengambil uang sebanyak Rp25 jutaan. Namun barang kita tidak tahu berapa yang diambil," katanya.
Putri Hana yang saat itu juga berjaga sebagai kasir mengatakan pelaku itu juga menodongnya menggunakan pistol. Ia sempat teriak, namun mulutnya dibekap dan kepalanya dipukul menggunakan pistol.
"Pelaku itu bilang tidak akan apa-apain kita, cuman ambil kunci brangkas," kata Putri.
Putri menyebut memang brangkasnya itu berada di lantai dua minimarket. Namun para pelaku tidak sempat membawanya ke atas karena ada warga yang berhenti di depan toko.
"Jadi ada yang memberikan informasi kepada mereka bahwa di depan sudah ramai, makanya mereka bergegas untuk mengambil uangnya untuk segara pergi," katanya.
Adapun ciri pelaku yang memegang pistol itu menggunakan jaket hitam dan topi. Sedangkan rekannya menggunakan jaket silver.
"Yang dua lagi tidak perhatikan jelas, soalnya kita takut juga," ungkapnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews