Connect With Us

Hujan Sebentar, Kawasan Industri Cikupa Mas Tangerang Terendam Banjir

Nur Fitriani | Kamis, 1 Desember 2022 | 20:46

Sejumlah pengendara motor mendorong kendaraannya melintasi banjir di Kawasan Industri Cikupa Mas, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kamis 1 Desember 2022, sore. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya menyebabkan banjir di Kawasan Industri Cikupa Mas, Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa, Kamis 1 Desember 2022, sore.

Menurut informasi, hujan deras turun di kawasan tersebut pada pukul 17.00 WIB. Meski hanya berlangsung sekitar 15 menit, banjir langsung merendam akses jalan menuju kawasan industri.

Banjir setinggi lutut orang dewasa ini, membuat para pengendara motor yang melintas berhenti sejenak. Bahkan tidak sedikit pengendara yang terpaksa berjalan sambil mendorong motornya, karena tidak bisa menerjang banjir.

Tak hanya itu, banjir juga menyebabkan kemacetan lantaran kendaraan besar seperti truk dan bus harus melaju perlahan.

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

KAB. TANGERANG
Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:06

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang sudah berlangsung selama delapan hari masih belum padam.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill