Connect With Us

Untara Tegaskan Tidak Ada Potongan Dana KIP Kuliah Sepihak

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 17 Januari 2023 | 23:26

Gedung Universitas Tangerang Raya (Untara). (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Pihak Universitas Tangerang Raya (Untara) memberikan klarifikasi terkait tudingan dugaan pemotongan dana Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk mahasiswa secara sepihak.

Humas Untara Aries Sundoro menjelaskan, tidak benar Untara melakukan pemotongan dana sebesar Rp1,5 juta seperti yang dituduhkan mahasiswa penerima KIP.

"Tidak ada dana yang dipotong oleh pihak Untara, karena Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) langsung mentransfer uang saku mahasiswa KIP ke rekening masing-masing sebesar Rp5,7 juta per semester," ucapnya kepada Tangerangnews.com, Selasa 17 Januari 2023.

Hal itu berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) No 10/2023.

Lalu, pada peraturan sebelumnya yakni Persesjen No 3/2021 disebutkan ada sejumlah biaya yang tidak dicover oleh dana KIP Kuliah.

Di antaranya, biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata/magang/praktik kerja lapangan, biaya asrama, biaya kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan secara mandiri, biaya wisuda, biaya jas almamater/baju praktikum, serta biaya personal/pribadi yang tidak terkait langsung dengan proses pembelajaran.

"Biaya-biaya kuliah tersebut ini bisa dibebankan kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah. Pihak Untara membebankan Rp1,5 juta untuk biaya jaket almamater serta kegiatan ordik (orientasi dan pendidikan)," kata Aries.

Pihaknya telah mensosialisakan sebanyak dua kali pertemuan bagi mahasiswa penerima KIP terkait biaya sebesar Rp1,5 juta tersebut. Sosialisasi dilakukan pada 16 Agustus 2021 secara online dan pada 28 Desember 2021 secara offline.

"Namun mahasiswa atas nama Zei yang memprotes kebijakan itu tidak hadir dan tidak mengikuti sosialisasi," katanya.

Sementara terkait pemblokiran sistem e-campus merupakan kebijakan kamus yang tertuang dalam surat keputusan rektor.

"Sudah dijelaskan mahasiswa yang tidak membayar kuliah otomotis akan terblokir dalam sistem e-campus," tegas Aries.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zei, mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis dan Humaniora Untara menuding pihak kampus atas dugaan pemotongan dana penerima KIP Kuliah secara sepihak.

Menurut pengakuannya, sebanyak 60 mahasiswa penerima bantuan dikenakan potongan sebesar Rp1,5 juta, sehingga hanya menerima sebesar Rp5,7 juta.

Ia juga mengaku sudah meminta penjelasan kepada pihak kampus namun. Dari informasi yang ia dapat, dana Rp1,5 juta itu untuk memenuhi cakupan peserta yang tidak lolos program KIP Kampus.

"Yang jelas, tidak ada konfirmasi mengenai pemotongan uang KIP Kuliah dari pihak kampus," kata Zei, Senin 16 Januari 2023.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, Kasus ISPA di Kabupaten Tangerang Berpotensi Melonjak 20 Persen

Kemarau Ekstrem, Kasus ISPA di Kabupaten Tangerang Berpotensi Melonjak 20 Persen

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang memperkirakan terjadi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah tersebut pada saat kemarau ekstrem.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

TANGSEL
Soal Sewa Kendaraan Dinas, Pemkot Tangsel Diimbau Awasi Ketat Vendor dan Mark Up Harga

Soal Sewa Kendaraan Dinas, Pemkot Tangsel Diimbau Awasi Ketat Vendor dan Mark Up Harga

Senin, 13 Juli 2026 | 20:31

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalihkan pengadaan kendaraan dinas melalui skema sewa pada tahun 2026 terus menjadi sorotan publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill