Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyiapkan 12 posko penanggulangan bencana banjir pada beberapa titik wilayah.
Ke-12 posko tersebut di ataranya Pos Curug, Pos Kelapa Dua, Pos BSD, Pos Tigaraksa, Pos Kronjo, Pos Cisoka, Pos Mauk, Pos Pasar Kemis, Pos Sepatan, Pos Pakuhaji, Pos Mauk dan Pos Kosambi.
“Kami telah menyiapkan 12 posko dan menurunkan 80 personel BPBD yang tersebar di tiap posko,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, Jumat, 24 Februari 2023.
Posko tersebut disiapkan untuk memonitor seluruh wilayah Kabupaten Tangerang dan berkoordinasi dengan pihak desa serta kecamatan.
Pihaknya telah menyiapkan logistik untuk kebutuhan darurat serta sarana dan prasarana perlengkapan evakuasi seperti perahu karet dan tenda pengungsi jika terjadi banjir.
“Berupa paket sembako yang berisi beras, air mineral, susu, kecap, terigu, minyak goreng, makanan siap saji dan juga selimut. Lalu 18 perahu karet serta 9 buah tenda pengungsi pada kondisi darurat. Selain itu, kami juga sudah berkoordinasi dengan relawan kebencanaan Kabupaten Tangerang,” ungkap Ujat.
Dia juga mengimbau masyarakat agar menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, melakukan penebangan pohon yang sudah rapuh, serta waspada terhadap dampak hidrometeorologi seperti hujan petir dan angin kencang.
“Apabila memerlukan layanan kebencanaan juga dapat menghubungi call center 112 atau langsung di nomor darurat BPBD Kabupaten Tangerang 021-5984343, serta berkoordinasi dengan Pemerintah setempat Desa/Kelurahan dan Kecamatan,” pungkasnya.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews