Connect With Us

Emosi Diklakson, Sopir Angkot Keroyok dan Tikam Kepala Sopir Truk Pakai Obeng di Pasar Kemis Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:26

Tangkapan layar video detik-detik pengeroyokan sekelompok sopir angkot terhadap sopir truk di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com-Kawanan sopir angkot mengeroyok pengemudi truk di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat, 24 Februari 2023.

Bahkan korban ditikam kepalanya dengan obeng hingga menderita luka-luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut keterangan warga di lokasi, keributan tersebut dipicu sopir angkot yang tidak terima diklakson dan ditegur oleh pengemudi truk.

Lalu pengemudi truk dikeroyok serta dipukul menggunakan batu dan dongkrak. Korban juga ditusuk kepalanya menggunakan obeng oleh para pelaku.

"Sopir truk langsung dibawa ke rumah sakit Prima ya," terang warga setempat.

Diketahui usai melakukan pengeroyokan itu, para sopir angkot langsung melarikan diri.

"Para pelaku melarikan diri," singkatnya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KAB. TANGERANG
Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Sepekan Kebakaran, Kualitas Udara di Sekitar TPA Jatiwaringin Diklaim Membaik

Senin, 6 Juli 2026 | 21:33

Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin hingga hari ketujuh masih belum padam. Meski begitu, kualitas udara di area sekitar lokasi diklaim sudah berangsur membaik.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill