Connect With Us

Sepatu Keren Buatan Napi Rutan I Jambe Tangerang, Harga Murah Bisa Dibeli di Online Shop

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 2 Maret 2023 | 20:01

Salah satu narapidana memproduksi sepatu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Kamis 2 Maret 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang di Kecamatan Jambe, memproduksi sepatu berkualitas dengan nama yang unik.

Sepatu dengan merk Rumah Tahanan Tigaraksa (Rutira) ini dinamai dengan Pasal Pidana, seperti Casual Mode Pasal 378, Sporty Mode Pasal 281 atau Sporty Pasal 114.

Diketahui, sepatu Rutira tersebut bisa dibeli dari pasar atau di aplikasi online shop dengan nama toko Rutira Bimhgiat Jambe. Harganya kisaran Rp100 hingga Rp150 ribu.

Hal itu diketahui saat Kepala Rutan Kelas I Tangerang Akhmad Zaenal Fikri menerima kunjungan dari Ketua Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang Sri Mulyo.

Zaenal menyebut, sepatu berbahan mesh butan warga binaannya itu diminati hingga ke luar daerah. Bahkan, ia mengaku kerap kewalahan menangani banyaknya pesanan.

"Mungkin karena kami tenaganya terbatas, jadi belum bisa produksi banyak dengan cepat," kata Zaenal kepada wartawan, Kamis 2 Maret 2023

Zaenal menyebut sepatu Rutira tidak hanya bersaing secara kualitas dengan produk buatan pabrikan, tapi harganya juga ramah kantong alias terjangkau. 

"Jika dilihat dari dekat bahan ini berbentuk jaring-jaring kecil, tapi jika sudah jadi sepatu dipakai di kaki lembut dan warnanya cerah," terang dia.

Salah satu warga binaan mengatakan, dirinya melakukan kegiatan kerja pembuatan sepatu itu dari pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB. Para napi diberi upah dengan pembagian hasil 30 persen.

Sedangkan 70 persennya dipakai untuk pembelian bahan kain mesh dan material lainnya.

"Saya senang ada kegiatan, dari pada di kamar duduk-duduk saja mendingan di sini bisa kerja menghasilkan uang," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sri Mulyo menyatakan, harus ada perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat kepada rutan Jambe. Terlebih, di dalam sana banyak terdapat warga Kabupaten Tangerang.

Sebab, kata dia dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, program-program positif yang ada di Rutan Jambe akan terus berjalan.

"Jadi usai bebas nanti dari tahanan para narapidana akan memiliki pengalaman baik di rutan yang membuat mereka tidak kembali menjadi penyakit masyarakat," pungkasnya.

HIBURAN
6 Keunggulan adidas Adizero Evo SL

6 Keunggulan adidas Adizero Evo SL

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:56

Adidas Adizero Evo SL dikenal sebagai salah satu varian terbaik dari lini Adizero yang dirancang khusus untuk pelari yang mengejar kecepatan. Sepatu ini hadir dengan teknologi modern seperti midsole Lightstrike Pro

KOTA TANGERANG
Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Penahanan Bahar bin Smith Ditangguhkan, Alasannya Tulang Punggung Keluarga dan Sudah Minta Maaf

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:23

Habib Bahar bin Smith akhirnya dipastikan tidak ditahan oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, dalam kasus pemukulan anggota Banser.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill