Connect With Us

80 Desainer Ternama Ikuti Parade Busana di Tangerang Fashion Festival 2023

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 18 Maret 2023 | 22:32

Sejumlah desainer ternama mengikuti acara parade busana dalam Tangerang Fashion Festival di Qubika Boutique Hotel, Kabupaten Tangerang, Sabtu 18 Maret 2023 (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra )

TANGERANGNEWS.com- Pembukaan acara Tangerang Fashion Festival (Taffest) di Qubika Boutique Hotel, Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 18 Maret 2023, dimeriahkan dengan parade busana dari para desainer profesional.

Ketua Taffest dan Tangerang Fashion Parade Hidayatul Muarifin mengatakan, ada sebanyak 80 desainer profesional yang akan menampilkan karya-karyanya pada acara Tangerang Fashion Festival 2023.

"Untuk desainer sendiri kurang lebih 80 orang, dengan total look 400 dari semua unsur, mulai dari budaya maupun tolak ukur nasional dan internasional," ujarnya dalam sesi jumpa pers, Sabtu 18 Maret 2023.

Salah satu perancang busana profesional yang mengikuti Taffest 2023, Indah Darry menyebut akan mengusung tema Nawasena.

"Nawasena itu saya tunjukkan untuk desainer-desainer anak muda supaya dapat berkomitmen untuk ke depannya," ucapnya.

Perancang busana yang pernah menampilkan karyanya di New York Fashion Week pada 2021 silam itu berharap desainer muda dapat berkompetisi di ajang internasional dengan wastra seperti yang ia lakukan.

"Kebetulan saya tahun 2021 itu ada di New York Fashion Week dan saya melihat bahwa Papua itu belum ada yang angkat, jadi saya angkat Papua dan Alhamdulillah berhasil," katanya.

Sementara itu, perancang busana lainnya Steven Jonathan dengan brand STEVJO akan mengusung konsep sustainable atau berkelanjutan.

"Karena yang aku lihat sekarang itu perca-perca kain banyak sekali, limbah-limbah yang banyak sekarang itu limbah pabrik kain atau tekstil, maka koleksi saya bertemakan mengurai dengan judul Urai," jelasnya.

Steven memaparkan konsep yang akan dibawanya akan memanfaatkan beberapa perca kain yang dikumpulkan dan disusun kembali menjadi busana baru, dengan motif abstrak dan melambangkan itu sebagai sebuah limbah.

Arini Niken, perancang busana dari brand Dreambuilders mengaku antusias mengikuti acara parade busana di Taffest 2023 kali ini.

Ia pun mengapresiasi para desainer muda yang ikut serta dalam kompeti desain fashion. Menurutnya, rancangan mereka berorientasi global meski menggunakan bahan lokal. 

"Aku sih berharap banyak mereka bisa ikutan terus acara seperti ini dan semakin lama semakin ke jenjang lebih tinggi, mungkin sekarang di Tangerang, selanjutnya bisa ke Jakarta, lalu ke internasional," tukasnya.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

KOTA TANGERANG
Ganggu Aktivitas Warga, Satpol PP Kota Tangerang Sikat PKL Jualan di Trotoar hingga Fasilitas Olahraga

Ganggu Aktivitas Warga, Satpol PP Kota Tangerang Sikat PKL Jualan di Trotoar hingga Fasilitas Olahraga

Rabu, 6 Mei 2026 | 14:52

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menindak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sejumlah titik strategis.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill