Connect With Us

Bangkrut, Ribuan Karyawan Pabrik Tekstil di Cikupa Tangerang Kena PHK Jelang Lebaran

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 5 April 2023 | 15:43

Ilustrasi PHK. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-PT Tuntex Garment Indonesia, pabrik produksi tekstil yang berada di Cikupa Tangerang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.163 karyawannya.

Desyanti, Kabid Perselisihan Hubungan Industrial dan Pengendalian Ketenagakerjaan Pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang mengatakan PHK itu butut dari kerugian pabrik tersebut selama tiga tahun berturut-turut.

"Iya benar, 1.163 pekerja kena PHK dampak dari pandemi Covid-19 dan dampak kelesuan ekonomi Eropa dan Amerika pasca pandemi," kata Desyanti, Rabu, 5 April 2023.

Menurutnya akibat dampak itu, PT Tuntex mengalami kerugian besar lantaran market penjualan produk tekstil berupa baju olahraga merek Puma dan merek besar lainnya, sebagian besar dikirim untuk Eropa dan Amerika

PT Tuntex juga, sudah berhenti operasi terhitung tanggal 31 Maret 2023, bersamaan dengan PHK para pekerjanya.

"Untuk karyawan yang terkenak PHK akan mendapatkan hak yang sesuai ketentuan undang-undang yang ada," pungkas Desyanti.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill