Connect With Us

21 Pelaku Kejahatan di Tangerang Ditangkap dalam Operasi Pekat Maung 2023

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 17 April 2023 | 19:52

Puluhan pelaku kejahatan yang ditangkap dalam Operasi Pekat Maung 2023 Polresta Tangerang, Senin 17 April 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Polres Kota Tangerang menangkap 21 pelaku kejahatan dalam operasi Pekat Maung 2023 yang digelar 8 Maret hingga 17 Maret 2023 lalu.

Operasi Pekat Maung 2023 digelar guna menjamin stabilitas keamanan menjelang bulan suci Ramadan 2023.

Kepala Polresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan puluhan orang tersebut ditangkap lantaran terlibat perjudian, prostitusi, obat-obatan terlarang, dan peredaran minuman keras (miras) tanpa izin, serta premanisme.

"Untuk para tersangka terlibat perkara perjudian, prostitusi, peredaran obat terlarang dan premanisme," kata Sigit saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Senin 17 April 2023. 

Sigit merinci dari 21 orang pelaku tersebut, 8 diantaranya merupakan pelaku perjudian, 2 tersangka dalam perkara prostitusi dan peredaran obat terlarang. Kemudian 11 orang lainnya merupakan pelaku premanisme. 

"Untuk sebelas orang ini, telah dilakukan pembinaan oleh personil Binmas Polresta Tangerang," katanya.

Selain mengamankan pelaku, dalam operasi tersebut polisi juga berhasil mengamankan 95 dus minuman keras dengan jumlah 1150 botol miras dengan berbagai merek.

"Kami juga menyita 4 unit handphone, uang tunai Rp2.683.000, kertas rekapan sebanyak 5 lembar, alat kontrasepsi baru 3 buah dan bekas 4 buah," ujarnya.

Kemudian satu karung tisu bekas dan satu boks tisu baru. Alay koprok dengan rincian tiga buah dadu, satu buah batok dadu, dan satu lembar lapak koprok.

"Kita mengamankan juga 145 butir obat jenis tramadol dan 193 butir obat jenis eximer," jelasnya. 

Sigit mengatakan, Polresta Tangerang bersama seluruh elemen selalu serius dalam menyikapi kejadian yang terjadi belakangan ini. 

Pihaknya juga selalu melakukan upaya baik preventif atau pencegahan, dengan cara melalukan sosialisasi hukum kepada masyarakat tentang bahaya miras dan obat-obatan terlarang. 

"Kami tidak akan segan-segan menindak tegas dalam melakukan upaya represif terhadap pelaku kejahatan lainnya," pungkasnya.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

BISNIS
Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas

Nike PHK Massal Lagi, Ribuan Karyawan Terancam Dipangkas

Jumat, 24 April 2026 | 12:32

Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.

BANTEN
Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Pemprov Banten Dukung Inisiasi Kabupaten Tangerang Perkuat Wilayah Aglomerasi Jabodetabekpunjur

Jumat, 24 April 2026 | 21:21

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill