ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria di Cikupa, Kabupaten Tangerang mendapatkan bogem dari warga setelah tertangkap basah mencuri ponsel, pada Senin 8 Mei 2023, malam.
Kapolsek Cikupa AKP Imam Wahyu Pramono membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pelaku mencuri satu ponsel merk Vivo Y17 milik korban yang bernama Apriando.
Imam menjelaskan kronologis kejadian tersebut berawal dari korban yang sedang membeli sayur di sebuah warung. Kemudian, korban meninggalkan ponselnya di boks depan sepeda motor yang dibawanya.
"Di saat korban ingin menggunakan ponselnya, ternyata ponselnya sudah hilang dari boks itu," ucap Imam kepada Tangerangnews.com. Selasa, 9 Mei 2023.
Korban langsung mencurigai seorang pria yang sebelumnya mendekat lalu pergi menjauh.
"Setelah di panggil orang yang dicurigainya kemudian melarikan diri, sehingga warga sekitar mengejarnya dan ada sedikit senggolan di sana," katanya.
Akhirnya pelaku diamankan warga berikut ponsel yang dicuri ke Mapolsek Cikupa. Namun, di saat proses interogasi, korban tidak berkenan melanjutkan permasalahan tersebut ke ranah hukum.
"Karena ia khawatir tidak bisa mengikuti jalannya proses hukum, korban hanya ingin membuat efek jera kepada pelaku," pungkasnya.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGBeredar sebuah video yang di media sosial yang memperlihatkan Keributan antar pengendara mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Samanea, Kawasan Suvarna Sutera, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews