Connect With Us

ODGJ Asal Teluknaga Keluyuran Sampai Tigaraksa Tangerang, Langsung Dievakuasi Dinsos

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 30 Mei 2023 | 17:52

Idup, 68, ODGJ asal Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang dievakuasi Dinsos setempat setelah ditemukan di Tigaraksa, 30 Mei 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang dievakuasi Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

Diketahui, ODGJ tersebut bernama Idup, 68, warga Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Ia ditemukan di lokasi yang jaraknya puluhan kilometer dari rumahnya.

Idup ditemukan pada 14 Mei 2023, setelah dilaporkan keluarganya kepada Dinsos. Saat ditemukan kondisinya cukup memprihatinkan karena lusuh dan kurus.

Kemudian ia mendapatkan rujukan ke RSUD Balaraja, pada Senin 29 Mei 2023, karena sakit keras.

Kepala Seksi Rehabilitasi Eks Penyakit Sosial pada Dinsos Kabupaten Tangerang Susi Susilawati mengatakan, ODGJ tersebut kondisinya sudah mulai sembuh telah dirawat intensif selama 10 hari di RSUD Balaraja.

Setelah itu ia ditampung selama empat hari di UPT Rehabilitasi PMKS Dinsos, Jayanti, Kabupaten Tangerang.

"Kemarin anak-anaknya menjemputnya dan kini sudah berkumpul kembali bersama sanak keluarganya," pungkasnya, Selasa 30 Mei 2023.

Upaya Dinsos yang melakukan penanganan dengan cepat ODGJ tersebut diapresiasi oleh Warga Tigaraksa, Ahmad Hidayat.

"Saya apresiasi kepada pihak Kecamatan, Dinsos, maupun Dinkes yang cepat tanggap dalam menangani ODGJ bila ada laporan. Apalagi, penanganan tersebut sampai tuntas," ucapnya kepada Tangerangnews.com, Selasa 30 Mei 2023.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill