Tambah Daya Listrik Turun 50 Persen, dari Rp6,5 Juta Jadi Rp3,2 Juta
Rabu, 7 Januari 2026 | 15:06
PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program promo di awal tahun 2026 dengan meluncurkan program bertajuk Tahun Baru Energi Baru.
TANGERANGNEWS.com-Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mendapat kunjungan dari para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu, 23 Oktober 2023.
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka melakukan penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) online yang telah terintegrasi dengan sistem perbankan (ATPKDes).
"Mereka memilih Desa Kadu itu karena kita pernah menjadi juara 1 Bina Wilayah tingkat Provinsi Banten, hingga Nasional," ucap Kades Kadu M Asdiansyah kepada Tangerangnews.com.
Menurut Asdiansyah, desa yang berada di Kaltim itu akan menjadi penyanggah Ibu Kota Nusantara (IKN), maka dari itu mereka melakukan kunjungan untuk meningkatkan pencapaian desa.
"Intinya kami paparkan apa yang ada di desa kami untuk menjadikannya desa di Kabupaten Paser, Kaltim itu untuk maju," jelas Asdiansyah.
Dirinya juga sampai saat ini sedang berupaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Desa Kadu, untuk selalu berprestasi dan menjadikan desa percontohan kepada daerah lain.
"Bisa berguna bagi masyarakat setempat khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang itu pastinya yang kita harapkan," katanya.
Di tempat yang sama, Ali Hamzah, Kabid Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Milik Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMD) Paser mengatakan, sebanyak 90 perangkat desanya melakukan kunjungan atau studi tiru ini.
Nantinya dari ilmu yang didapat akan diterapkan di desa-desa tersebut agar semakin maju.
"Kalau hari ini kita belajar untuk bisa mengaplikasikan Siskeudes, sehingga semuanya nanti bisa diterapkan di sana," katanya.
PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program promo di awal tahun 2026 dengan meluncurkan program bertajuk Tahun Baru Energi Baru.
TODAY TAGJika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews