Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita berinisal DA, 20, menjadi korban pelecehan di kawasan Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu 11 November 2023, malam.
Peristiwa itu terjadi saat dia tengah menumpangi ojek online (ojol) dari Kelapa Dua menuju rumahnya di Perumahan Lippo Karawaci.
Sebelumnya, DA merasa diikuti oleh dua pria yang berboncengan satu sepeda motor. Pelaku mengikutinya hingga ke jalan dekat Universitas Pelita Harapan (UPH).
"Saya curiga motor pelaku mepet-mepet motor ojek yang saya tumpangi. Awalnya curiga kalau mau jambret HP saya. Jadi HP dan tas saya pegang kenceng," katanya kepada Tangerangnews.
Sesampainya dekat kampus UPH, sekitar pukul 20.19 WIB, tiba-tiba saja pelaku mendekat dan mencolek pahanya dari sebelah kanan. Sontak saja DA berteriak karena terkejut.
"Disitu kondisi jalannya gelap, saya reflek kaget, bilang ke sopir ojol kalau paha saya dicolek. Lalu saya rekam wajah pelaku sambil meneriaki mereka, tapi mereka malah senyum-senyum nantangin," pungkas DA.
Dalam rekaman video tersebut, pelaku diketahui mengendarai Honda Beat Street dengan nomor polisi B-3742-CST. Wajah keduanya tampak jelas lantaran tidak mengenakan helm.
Setelah wajah mereka direkam, kedua pelaku melarikan diri dengan berbelok ke arah underpass Islamic Village. Sedangkan DA mengaku shock atas kejadian tersebut.
"Masih takut lewat situ. Padahal saya pakai baju biasa saja, tidak terbuka sama sekali. Mudah-mudahan ada efek jera buat pelaku," tegas DA.
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGPengamat Kebijakan Publik dan Politik dari Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten perlu mengambil peran lebih aktif sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat terkait kondisi pengelolaan sampah
Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?
Status Tanggap Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025, nampaknya belum menjadi solusi instan bagi permasalahan sampah di wilayah tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews