Connect With Us

Kapolres Tangerang Bertanggung Jawab Atas Korban Salah Tembak

Jurnalis Warga | Senin, 6 Juni 2011 | 12:30

Korban kena peluru nyasar. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Kabupaten Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada mengakui, ada anggotanya yang melakukan salah tembak. Namun, hal itu menurutnya sangat wajar karena saat kejadian korban ikut dalam mengejar pelaku tindak kriminal. 


 "Iya benar, ada anggota saya yang salah tembak. Anggota Polsek Kronjo. Anggota itu juga tetangga korban. Ini lah dinamika dilapangan. Karena si korban sama-sama membantu mengejar pelaku pencurian. Tapi untuk segala insiden yang terjadi kita bertanggung jawab penuh," katanya.
 

 
Apakah ada sanksi bagi anggota yang salah tembak.
 
"Ya sementara ini kita lakukan pemeriksaan, teliti dulu. Kan korban korban juga posisinya ada di depan, bukan di belakang anggota. Dia posisinya paling depan di dekat pelaku pencurian," katanya.

Dijelaskan, Edi Suhaedi sebelumnya korban penembakan mengaku, saat mengejar dua orang maling yang mencuri barang-barang material di dekat rumahnya. Pantauan TangerangNews, Edi Suhaedi kini langsung dipindah ruangannya, setelah wartawan mengatahui peristiwa ini. (DRA)

 

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill