Connect With Us

4.364 Warga Kresek Masih Terisolir

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 17 Januari 2012 | 20:26

Warga Kresek masih terisolasi banjir. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 4.364 warga di lima desa Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang masih terisolir akibat banjir selama empat hari melanda daerah tersebut.

Posko banjir di Kecamatan Kresek melansir, terdapat lima desa yang terendam banjir. Kelimanya adalah Desa Patrasana , Desa Renged Desa Pasir Ampo,  Desa Koper dan  Desa Talog. Menurut Ending, Ketua Tagana Kabupaten Tangerang mengatakan, hampir semua rumah masih terendam. “Paling parah adalah Desa Pasir Ampo dan Koper karena hampir semua rumah terendam," kata Ending, Selasa (17/01). 
 
 

 
Sementara itu, Kepala Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Suanta menuturkan, lima rumah yang hanyut berada di wilayahnya dan merupakan milik Abu, Sukeni, Sardai, Sana dan Sati.
 
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut."Belum ada korban jiwa," kata Suanta. Sedangkan soal kerugian, pihaknya mengaku belum bisa menghitung. Namun, yang jelas dirinya meminta Pemkab Tangerang untuk segera membantu warga yang terisolasi. “Warga butuh pakaian bersih, makanan dan lokasi tempat tidur,” katanya. (VIN)
TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill