Connect With Us

Polisi Buru Empat Pelaku Pemerkosa Siswi SMP di Cisoka

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 5 Februari 2012 | 15:53

ilustrasi pemerkosaan (kompas / kompas)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas jajaran Polsek Cisoka, Kabupaten Tangerang, tengah memburu empat dari tujuh pelaku pemerkosa seorang siswi SMP berinisial NA ,14, yang hingga kini masih buron.

 Kapolsek Cisoka AKP Afroni, pihaknya telah menangkap tiga orang pelaku, masing-masing berinisial So, Ah dan Al, di kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Selasa (1/2). Sementara empat pelaku berinisial Abd, Ro, Tu dan Ja masih buron. “Kita sudah mengetahui identitas mereka, karena mereka orang dekat dari pelaku yang sudah tertangkap. Kita masih lakukan upaya penangkapan,” katanya, Minggu (5/1).
 
 Ditanya terkait keberadaan para pelaku, Afroni enggan membeberkan, karena dikhawatirkan pelaku menghilangkan jejak. “Kita tidak bisa mempublikasi, nanti mereka kabur lebih jauh dan penyelidikan tidak jadi membias. Jadi kita cooling down dulu dengan tidak menggembor-gemborkan soal mereka,” tambahnya.

 Afroni menjelaskan, pihaknya telah memeriksa beberpaa saksi seperti korban dan keluarganya, serta tigapelaku yang telah ditangkap. Terkait kondisi korban, menurut Afroni, berangsur membaik setelah sempat shock.

 “Dari keterangan yang kita dapatkan, kita sudah upayakan untuk penangkapan tersangka yang masih buron, dan memohon waktu muhon waktu untuk bekerja dengan maksimal,” terangnya.
 Seperti diketahui, korban diperkosa secara bergiliran oleh tujuh orang tersangka di Kampung Bojongloa, RT 04/06, Desa Bojongloa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Senin (30/1)
malam.

Korban sebelumnya diberi air minum yang telah diberi penengang hingga ia pingsan. Tidak berapa lama setelah meminum air putih itu, korban merasakan pusing hingga akhirnya pingsan. Dalam keadaan pingsan, korban kemudian dibawa ke salah satu ruangan tempat tidur . Di situlah, para tersangka menggagahi remaja putri itu.(RAZ)

 

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill