Connect With Us

Marak Aksi Kriminal, Warga Perumahan Binong Resah

| Jumat, 10 Februari 2012 | 18:25

Kapolres Kabupaten Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Aksi kriminal di kawasan Perumahan Binong, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang semakin marak. Setelah beberapa waktu lalu terjadi pencurian kendaraan bermotor baik roda dua dan empat, kini aksi premanisme dan peredaran narkoba serta miras kembali ramai.
 
Seperti yang terjadi pada Kamis (9/2) kemarin, beberapa preman yang masih berusia remaja mengamuk dan merusak salah satu warung nasi di kawasan Blok E, Perumahan Binong. Mereka kesal karena tidak diberi uang saat memalak supir angkot.  “Dalam keadaanmabuk, mereka ngamuk dan memecahkan kaca jendela salah satu warung nasi,” kata Bayu, warga yang tinggal di Blok E, Jumat (10/2).
 
Tak hanya merusak warung, para preman yang identitasnya tidak diketahui itu menghentikan mobil losbak yang membawa ayam potong. Mereka kemudian menurunkan ayam-ayam tersebut secara paksa. "Mereka mengambil ayam potong yang mau dijual di Pasar Binong, " tambah Bayu.  
 
Aksi premanisme tersebut dikeluhkan warga setempat. Salah satu supir angkot 07 jurusan Binong-Malabar, Deri, kerap menjadi sasaran pemalakan para preman di wilayah tersebut. " Kalau minta uang maksa. Jika tidak dikasih. Mreka suka mengancam danmerusak mobil angkot kita," katanya.
 
Selain premanisme, beberapa wilayah di Perumahan binong juga kerap dijadikan tepat pesta miras dan transaksi narkoba pada malam hari. Aksi itu dilakuakan di warnet-warnet yang buka selama 24 jam.
 
Sementara itu Kapolres Kabupaten Tangerang Kombes Pol Bambang Priyo Andogo, Perumahan Binong berada di wilayah Kecamatan Curug merupakan salah satu tempat rawan kejahatan selain Kecamatan Pondok Aren, Kelapa Dua dan Serpong.Untuk wilayah Curug, dirinya sudah memerintahkan Kapolsek setempat agar lebih meningkatkan patroli.
 
“Saya sudah melakukan evaluasi terhadap Kapolsek setempat untuk meningkatkan patroli. Terutama tempat-tempat rawan kejahatan dan kerap dijadikan ajang mabuk-mabukan " katanya.
 
Sementara Kapolsek Curug Kompol Arif Setiawan membenarkan adanya aksi premanisme di Perumahan Binong Permai, pada Kamis (9/2) kemarin."Iya, sudah ada satu orang yang berhasil kami amankan, namun belum bisa dimintai keterangannya karena masih mabuk " katanya.
 
Arif menambahkan, dirinya akan lebih meningkatkan fungsi Binamas dan Patroli guna meminimalisir aksi kejahatan di wilayah tersebut.(RAZ)

HIBURAN
Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Tak Lagi Sejalan, Prilly Latuconsina Undur Diri dari Rumah Produksi Miliknya

Senin, 19 Januari 2026 | 14:33

Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.

NASIONAL
Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:45

PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) menyosialisasikan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 yang mengangkat tema “Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045”.

KOTA TANGERANG
Ada Diskon PBB dan BPHTB Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang, Berlaku Sampai 21 Maret

Ada Diskon PBB dan BPHTB Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang, Berlaku Sampai 21 Maret

Selasa, 20 Januari 2026 | 18:52

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang kembali meluncurkan program diskon dan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill