Connect With Us

Polisi Belum Bisa Pastikan Benda yang Memecahkan Kaca Rumah AKP Andreas

| Rabu, 14 Agustus 2013 | 16:50

Petugas Polisi saat melakukan olah TKP di Rumah Anggota Polisi yang ditembak (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


 
TANGERANG-Petugas Polres Metro Tangerang  masih menyelidik kasus ditembaknya kediamanan seorang anggota Polda Metro Jaya, AKP Andreas Tulam yang berlokasi di Banjar Wjaya,  Cluster Yunani, Cipondoh, Kota Tangerang pada Selasa (13/08) lalu.  
 
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad, pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada tiga saksi dan masih berkoordinasi dengan Puslabfor. “Namun, belum diketahui benda apa yang telah membuat lubang hingga memecahkan kaca di rumah itu,” ujarnya.

Meski begitu, Kapolres menjamin, benda yang telah merusak kaca dibagian ruang utama kediaman AKP Andreas Tulam itu bukanlah senjata api. “Saya bisa pastikan itu,” ujar Kapolres.
Sedangkan saat  ditanya soal pos keamanan dan CCTV, Kapolres mengaku, pos keamanan ada hanya saja jauh dari lokasi kejadian.

“Kalau CCTV memang tidak ada,” ujarnya.

Menurut Kapolres, AKP Andreas Tulam sendiri kepada pihaknya hingga saat ini mengaku tidak ada permasalahan dengan orang lain,  baik di lingkungan tempat tinggalnya dan lingkungan kerjanya.  “Sampai saat ini kepada saya mengaku seperti itu. Jadi tidak ada indikasi terror,” ujarnya.  
 
Seperti diketahui sebelumnya, kediaman mewah AKP Andreas Tulam pada Selasa (13/08) pagi ditembak seseorang yang masih misterius. Hal itu terjadi ketika dirinya sudah berangkat untuk bertugas ke Polda Metro Jaya. (DRA)

BANDARA
Polresta Bandara Soetta Bekuk Koki Vape Ganja Asal AS, Pasok Komunitas WNA di Bali, Omzet Tembus Rp10 Miliar

Polresta Bandara Soetta Bekuk Koki Vape Ganja Asal AS, Pasok Komunitas WNA di Bali, Omzet Tembus Rp10 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:42

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar jaringan internasional peredaran vape ganja (ganja cair) yang diproduksi di sebuah vila di kawasan Badung, Bali.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill