Connect With Us

Kampanye, Miing Ingin Buat China Town di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 Agustus 2013 | 13:39

Miing Ingin Bangun China Town (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Kampanye terbuka hari pertama dilakukan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang nomor urut 3 Deddy S Gumelar alias Miing - Suratno Abubakar dengan melakukan blusukan ke sejumlah pasar tradisional, Jumat (16/8). Namun,  pasangan ini tidak blusukan bersama, melainkan berpencar.

Miing bersama istrinya mendatangi Pasar Babakan dan Pasar Lama, sementara Suratno yang juga ditemani istrinya ke Pasar Anyar. Puluhan simpatisan mereka juga mengikuti saat blusukan.

Miing mengatakan, setelah mengunjungi Pasar Lama, dia ingin membangun China Town sebagai pusat kebudayaan. Pasalnya disana terdapat Vihara Boen Tek bio dan Musium Heritage.

"Boen Tek Bio salah satu klenteng pertama yang saya kunjungi di Kota Tangerang. Saya concern dengan daerah ini karena memiliki nilai sejarah. Sebaiknya besok dibuat China Town, jadi tidak hanya warga Tionghoa yang bisa menikmati," ujarnya.

Selain itu kawasan pasar tradisional juga akan ditata agar lebih nyaman bagi penjual dan pembeli. Menurutnya pasar tradisional juga merupakan budaya Indonesia yang harus dijaga.

"Di pasar tradisional terjadi interaksi antara pedagang dan pembeli. Juga menjadi tempat bersilaturahmi. Ini kan budaya kita. Kalau di supermarket kan individual. Tapi melihat kondisi yang sekarang, pasar di Kota Tangerang harus direvitalisasi," katanya.

Terkait aksi blusukan dirinya, Miing menjelaskan bahwa hal tersebut lebih efektif menjaring pemilih, dibanding harus kampanye di panggung.

"Perilaku masyarakat sekarang sudah cerdas. Mereka lebih butuh personal touch dengan menyapa mereka langsung.  Kita mencari massa mengambang yang belum menentukan pilihan, jadi kita ke pasar," katanya.

Sementara Suratno Abubakar mengatakan, Pasar Anyar butuh direvitalisasi karena kondisinya kurang layak. Tata letaknya yang tidak tepat membuat pasar menjadi padat dan pengap.

 "Mungkin konsepnya akan dibuat seperti mall, meski tidak benar-benar mirip. Tata letaknya harus luas supaya bisa nyaman. Karena kalau di pasar tradisional ada interaksi, tidak seperti di mini market, yang kita datang , ambil lalu bayar," katanya.

Miing juga menyatakan, masyarakat saat ini juga umumnya kalau punya uang membeli barang lari ke minimarket. “Tetapi jika tidak punya uang, ngutangnya di warung yang miskin. Aneh, masyarakat kita lebih senang memperkaya kapitalis,” ujar Miing.

 

TagsMiing
TANGSEL
Idulfitri 2025, Wakil Wali Kota Tangsel Berpesan Tetap Jaga Kualitas Keimanan Usai Puasa

Idulfitri 2025, Wakil Wali Kota Tangsel Berpesan Tetap Jaga Kualitas Keimanan Usai Puasa

Senin, 31 Maret 2025 | 13:00

Wakil Wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichan melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Islamic Center Baiturrahim, Kecamatan Serpong, Senin 31 Maret 2025.

HIBURAN
Deretan 4 Film Indonesia yang Siap Tayang di Bioskop Saat Lebaran 2025  

Deretan 4 Film Indonesia yang Siap Tayang di Bioskop Saat Lebaran 2025  

Rabu, 26 Maret 2025 | 11:57

Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga. Tahun ini, suasana terdapat empat rekomendasi film Indonesia terbaru yang siap menghibur penonton di bioskop.

MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

BISNIS
Sukses Bangun Komunikasi Publik, Danamon Sabet Penghargaan dari Infobank-Isentia

Sukses Bangun Komunikasi Publik, Danamon Sabet Penghargaan dari Infobank-Isentia

Rabu, 26 Maret 2025 | 17:36

PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025. Bank ini dinilai berhasil membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill