Connect With Us

Kelilingi Jamaah, Miing Jadi Khatib di Masjid Cipondoh

Dira Derby | Jumat, 16 Agustus 2013 | 14:25

Miing Jadi Khatib di Masjid (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Miing benar-benar memanfaatkan waktu kampanye putaran pertama pada Pilkada Kota Tangerang  yang dijatah oleh KPU dengan tidak membuang waktu.


Tak tanggung-tanggung Miing menjadi khatib Jumat  (16/08) di Masjid Jamiatul Khoir yang terletak  Cipondoh, Kota Tangerang.  


Ceramah Miing pun mengajak kepada masyarakat untuk mewujudkan kota Tangerang sebagai kota yang dicita-citakan, yakni Kota Akhlaqul Kharimah.

 

 “Apakah Kota Tangerang yang memiliki motto Akhlaqul Kharimah sudah berbanding lurus dengan motto yang kita muliakan ini. Inilah yang timbul untuk dijadikan pertanyaan.  Nabi Muhammad itu membawa kafir masuk ke agama Islam karena akhlak  yang mulai,” ujar Miing.

 

Diujung ceramahnya, Miing juga menyampaikan . “ Semoga Kota Tangerang,  pemimpinanya punya minimal sifat-sifat yang bisa mencontoh ahlak mulianya Nabi. Jujur, amanah.  Karena kesalahan masyarakat yang berbuat seenaknya atas aturan yang sudah dibuat, bukan kesalahan masyarakat sendiri. Masyarakat  punya bapak,  punya pemimpin,” tuntasnya.


Usai salat, Ketua DKM Masjid tersebut meminta kepada jamaah untuk tidak pergi. Pasalnya, Miing akan mendatangi satu persatu berkeliling ke jamaah untuk menyalaminya langsung.


Tampak  sejumlah jamaah antusias, karena baru pertama kali melihat langsung wajah Miing. Diantaranyaa bahkan memeluk Miing.


Ketika ditanya soal ceritanya bagaiamana  dia menjadi khatib, Miing mengaku dia diundang untuk bersilatuhrahmi oleh  Ketua DKM masjid tersebut.


“Pertama karena saya dipersepsikan, bukan agama Islam. Karena dalam gambar saya, saya tidak pernah menambahkan kata Haji pada nama saya.  Saya kira, saya tidak perlu menyebutkan berapa kali saya naik haji kan, ini saya jadi khatib bukan yang pertamaa kali,” ujarnya.


Apakah dirinya tidak takut sampai di semprit Panwaslu? 


“Pertama memang ini hari saya (kampanye). Tetapi memang tidak diperbolehkan kampanye di tempat ibadah. Saya juga tidak berkampanye kan tadi? Tidak ada atribut, itu kalau ada atirbut saya, bukan saya yang pasang. Lagian ada Pak Sachudin juga kan tuh gambarnya.


 Saya juga tidak  mengajak atau menyampaaikan visi misi atau menyuruh.  Tidak berpasangan. Bahwa umat ini tahu saya calon wali kota, itu tidak bisa ditutupi, tetapi saya kan Islam, ketika saya diminta berkhutbah, masa tidak boleh. Saya yakin kalau pun ada Panwas saya tidak takut, karena saya tidak bersalah,” ujarnya.

Apakah dirinya meniru Jokowi-Ahok, menurut Miing tidak ada salahnya jika dirinya mencotoh yang baik. “Toh satu partai juga, saya kira kalau niru yang bagus mah tak apa,” tuntasnya.

 

TagsMiing
SPORT
Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Selasa, 18 Maret 2025 | 22:48

Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill