Connect With Us

Ini Alasan Demokrat Memecat Wahidin Halim

Dira Derby | Rabu, 28 Agustus 2013 | 18:24

Herry Rumawatine Ketua DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / rangga)


TANGERANG-Kenapa Wahidin Halim sampai dipecat dari kursinya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten.  Salah satunya Wahidin Halim dianggap telah melecehkan partai pemenang Pemilu pada 2004 dan 2009  tersebut,  karena dirinya mundur mencalonkan diri sebagai calon legislatif untuk DPR RI. Padahal, Wahidin sebelumnya   ingin menjadi anggota DPR RI.

Bahkan dalam perjalannya untuk duduk di DPR RI , Wahidin  sampai mengundurkan diri  sebagai Wali Kota Tangerang pada Rabu (29/05) silam  yang masa kepimpinannya  sebagai wali kota  akan habis pada November 2013 mendatang.

"Sebagai orang yang hanya bisa menikmati kemenangan,  Wahidin tak pantas melecehkan partai ini. Dia kan waktu masuk 2011, ketika itu Partai Demokrat pemenang Pemilu.  Bahkan, dia pun menikmatinya Partai ini dengan menjadikan partai ini sebagai kendaraan dia untuk maju sebagai Gubernur Banten, meskipun kalah," tutur Herry.

Menurut Herry, sudah jelas Wahidin Halim tidak sejalan dengan Partai Demokrat. "Dia yang mencalonkan diri sebagai caleg, kemudian ketika partai menyetujui, eh dia mundur karena dia ingin tetap mempertahankan jabatannya jadi wali kota. Ini kan akal-akalan dia terus,"terangnya.

Padahal, kata Herry, nama Wahidin Halim sudah ada di Daftar Caleg Tetap (DCT). "Jadi seandainya dia terpilih pun besok, partai pasti akan langsung mem-PAW (pergantian antar waktu),"ujarnya. 

Sedangkan persoalan lain, Wahidin Halim dengan jelas-jelas memasang berbagai spanduk mendukung adiknya Abdul Syukur yang berpasangan dengan Ketua DPD PKS Kota Tangerang Hilmi Fuad pada Pilkada Kota Tangerang. 

Padahal, Partai Demokrat mengusung kadernya sendiri Arief R Wismansyah yang bergandengan dengan Camat Pinang Sachrudin. Wahidin urung menjadi anggota DPR RI,  diduga untuk mencegah Arief R Wismansyah menjadi Plt Wali Kota Tangerang.

Wahidin sendiri tidak bisa mencalonkan diri kembali karena sudah dua periode menjabat sebagai wali kota Tangerang. Periode kedua dia maju menjadi  Wali Kota Tangerang dengan menggandeng Arief R Wismansyah.

 

 

PROPERTI
Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Sumarecon Serpong Catat Penjualan Ruko Premium Capai Rp300 Miliar

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:59

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) berhasil mencatat penjualan yang sangat baik melalui produk komersial City Hub Commercial, “The Next Level” Workplace dan Commercial Space dari unit bisnis Summarecon Serpong.

BISNIS
Sukses Bangun Komunikasi Publik, Danamon Sabet Penghargaan dari Infobank-Isentia

Sukses Bangun Komunikasi Publik, Danamon Sabet Penghargaan dari Infobank-Isentia

Rabu, 26 Maret 2025 | 17:36

PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan dalam ajang 14th Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025. Bank ini dinilai berhasil membangun interaksi yang kuat dengan masyarakat

TOKOH
HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

HUT ke-32, Praktisi Komunikasi Gunawan Ajak Semua Pihak Kolaborasi Bangun Kota Tangerang 

Jumat, 28 Februari 2025 | 15:11

Sejak resmi menjadi kota administratif pada 28 Februari 1993 setelah sebelumnya tergabung dalam Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang telah menginjak usia ke-32 pada Jumat, 28 Februari 2025.

TEKNO
Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rekomendasi Custom Software Development Company di Indonesia

Rabu, 19 Maret 2025 | 22:47

Cari perusahaan pengembang software kustom terbaik di Indonesia? Temukan rekomendasi terpercaya untuk solusi software yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill