Connect With Us

Polsek Jatiuwung Amankan 34.030 Ban Palsu

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 September 2013 | 18:51

| Dibaca : 2089

Lokasi yang diduga Satpol PP Galian Pasir (Jangkar / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Polsek Jatiuwung menangkap dua tersangka kasus pemalsuan ban dalam merk INOE IRC, yakni S dan R, di Gudang Barang Muara Baru, Jakarta Utara. Dari penangkapan tersebut polisi juga menyita sebanyak 34.030 unit  ban dalam palsu.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Alamsyah Pulupessy mengatakan, kasus ini berhasil terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan dari PT Gajah Tunggal selaku pemegang merek ban dalam tersebut.

"Dari laporan kita lakukan pengembangan, akhirnya berhasil menangkap para tersangka yang mengaku sebagai distributor. Kita juga mengamankan barang bukti sekitar 34. 030 unit ban dalam palsu," ujarnya,  Kamis (26/9).

 


Ditambahkan Kapolsek, pihaknya masih akan terus melakukan pengembangan guna menangkap pelaku pembuat ban dalam palsu yang hingga saat ini masih buron.

"Daftar identitas tersangka utama sudah kami kantongi. Dan hingga saat ini kami masih terus melakukan pengengejaran terhadap ke tiganya yang sudah masuk kedalam daftar DPO," pungkasnya.

Kronologis penangkapan, kata Kapolsek, awalnya Polsek Jatiuwung terlebih dulu menangkap tersangka S beserta barang bukti sebanyak 518 karung yang berisikan 26.060 unit ban dalam palsu pada tanggal 16 April lalu.

Berdasarkan keterangan tersangka S, pada hari Selasa (16/4) dirinya telah membeli ban dalam palsu merek IRC sebanyak 40.000 unit dari tersangka R dengan harga Rp 2.400 perunit-nya.

 


Setelah itu, pada hari Jumat (16/8) tersangka R berhasil diringkus di gudang barang Muara Baru beserta barang bukti 7.970 unit dengan total nilai barang Rp 55 juta. "Kalau dari pengakuan tersangka, mereka sudah melakukan hal ini sejak tahun 2010 . Oleh karena itu, akan kami usut sampai tuntas," ungkapnya.

Sementara itu, Ismail Humas PT Gajah Tunggal mengatakan, akibat kejadian pemalsuan tersebut pihaknya mengalami kerugian hingga Rp 850 juta. "Kalau dihitung dari nilai produk yang dipalsukan, kami rugi sampai Rp 850 juta. Karena untuk satu unit ban dalam merek INOE IRC asli dijual mulai dari harga Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu," pungkasnya.

Lebih lanjut, Ismail juga menerangkan 3 ciri mengenali ban dalam asli merek IRC. 
 
"Pertama dari segi warna, kalau yang asli lebih hitam pekat, dan yang palsu berwarna agak kusam. Kedua aroma, kalau yg asli tidak berbau menyengat, dan selanjutnya, kalau di ban dalam yang asli di pentilnya ada huruf H," terangnya.‎ ‎
 

TANGSEL
Penularan Omicron di Tangsel Meningkat hingga 16 Kasus per Hari Ini

Penularan Omicron di Tangsel Meningkat hingga 16 Kasus per Hari Ini

Senin, 24 Januari 2022 | 21:45

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mencatat terjadinya kenaikan kasus penularan Covid-19 varian Omicron di wilayahnya.Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar

BANTEN
2023 Berencana Dihapus, Nasib 6.000 Honorer di Banten Terancam

2023 Berencana Dihapus, Nasib 6.000 Honorer di Banten Terancam

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:49

TANGERANGNEWS.com-Rencana penghapusan tenaga honorer di instansi pemerintah pada 2023 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi

KAB. TANGERANG
Lagi, Hadang Truk untuk Menumpang Remaja Tewas Ditabrak di Cisoka Tangerang

Lagi, Hadang Truk untuk Menumpang Remaja Tewas Ditabrak di Cisoka Tangerang

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:20

TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan akibat menghadang truk untuk menumpang kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Kali ini korban diduga masih remaja ditabrak di Jalan Raya Adiyasa, Kecamatan Cisoka

BISNIS
BMI Coop Festival 2022 di Summarecon Tangerang Penting untuk Dunia Usaha

BMI Coop Festival 2022 di Summarecon Tangerang Penting untuk Dunia Usaha

Senin, 24 Januari 2022 | 22:48

TANGERANGNEWS.com-Kegiatan Benteng Mikro Indonesia (BMI) Coop Festival 2022 digelar di The Springs Club Summarecon Kecamatan Pagedangan, Senin 24 Januari 2022

"Ambil Lompatan Keyakinan dan Mulailah Tahun Baru yang menakjubkan ini dengan rasa percaya"

Sarah Brightman