Connect With Us

Duh, Titik Banjir di Kota Tangerang Bertambah

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 Januari 2014 | 18:46

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau banjir di Ciledug Indah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Lokasi titik banjir yang melanda Kota Tangerang tahun ini bertambah, yang awalnya hanya 13 titik kini menjadi 55 titik. Hal itu disebabkan meluapnya beberapa kali yang ada di Kota Tangerang seperti, Kali Angke, Kali Cisadane, Kali Ledug dan Kali Sabi.
 
“Ya memang ada penambahan. Saya akan mendesak Kementerian Pekerjaan Umum untuk lebih konsisten dalam  menangani masalah banjir, terutama terkait normalisasi Kali Cisadane, karena memang itu yang diperlukan," tegas Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau banjir di Perumahan Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk, Senin (27/01).
 
Sementara untuk Kali Angke, kata Arief, sudah dilakukan normalisasi sejak tahun 2011 yang pada tahun ini akan diselesaikan oleh Kementerian PU.  Pemerintah Kota Tangerang sendiri akan menganggarkan sekitar Rp200 miliar untuk program penanganan banjir di Kota Tangerang.
 
“Rencananya dana tersebut akan dialokasikan untuk penyelesaian normalisasi kali angke, pembangunan turap dan drainase, penyediaan pompa dan lainnya,” katanya.
 
Arief menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan peninggian turap di Situ Bulakan. Pasalnya, luapan situ tersebut melintas  ke perumahan yang ada disekitarnya, seperti perumahan Mutiara Pluit.
AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill