Connect With Us

Peluru yang Bersarang di dada Kiri Lasmidi Milik Anggota Polresta Tangerang

Dira Derby | Minggu, 16 Februari 2014 | 13:30

Briptu Lasmidi saat dalam perawatan sesusai ditembak (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Bripka Lasmidi anggota Polsekta Jatiuwung yang ditembak sesama rekan kepolisian, dada kirinya atas terisi timah panas.

Dan, rupanya penembakan tersebut terjadi bukan  dengan petugas Polres Metro Tangerang, melainkan dengan anggota buser dari Polresta Tangerang (Tigaraksa Kabupaten Tangerang).

Peristiwa yang terjadi pada pukul 17.45 WIB tersebut terjadi Jalan Gatot  Subroto Kilometer 2 ,  tepat di depan Warteg Putri,  Kelurahan  Uwung Jaya,  Kecamatan Cibodas,  Kota Tangerang.

Menurut informasi yang dihimpun di Polsekta Tangerang, seorang saksi mata bernama Suyanto yang juga sopir angkot Cimone-Balaraja,  mengaku saat dirinya menarik angkot terdapat orang yang mengaku anggota polisi yang akan menangkap pencuri motor. Anggota polisi tersebut diketahui dari Polresta Tangerang naik angkot Suyanto di wilayah Bitung, Kabupaten Tangerang.  

Polisi tersebut menurut Suyanto akan menangkap pelaku curanmor di sekitar RS Annisa di wilayah Jatiuwung Kota Tangerang.

Tak lama di wilayah Gajah Tunggal 2, ada seorang lelaku yang mengaku teman polisi tersebut ikut naik.  Teman polisi tersebut diduga informan dari anggota Polresta Tangerang.

Sesampai di depan sebuah supermarket Giant di Jalan Gatot Subroto Km2, atau di depan Warteg Puteri, Bripka Lasmidi dan seorang rekannya yang naik motor Yamaha V-Xion B-6504-WFD mengetahui adanya pelaku curanmor.

Karena melihat ada pelaku curanmor di dalam angkot dengan memakai senjata api, Bripka Lasmidi lalu memberikan tembakan peringatan senjata api ke atas agar pelaku di dalam angkot menyerah.  Namun,  malah terjadi baku tembak menembak dengan serang anggota Polresta Tangerang tersebut.

Akibat perisitiwa tersebut, Bripka Lasmidi harus dlarikan ke RSUD Kabupaten Tangerang di ruang IGD.  Lasmidi pun dijaga ketat petugas kepolisian.

Karena mendapati luka tembak serius,  korban Bripka Lasmidi dirujuk ke  RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur guna melakukan pengangkatan proyektil yang masih bersarang di dada bagian atas sebelah kiri korban.

Pelaku yang juga anggota Polresta Tangerang hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Diduga peristiwa tersebut terjadi lantaran di duga kurangnya koordinasi dan salah paham.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Alamsyah Papulessy ketika dikonfirmasi meminta maaf kepada wartawan tidak bisa menerangkan secara rincir karena masih dalam pendalaman Polda Metro Jaya akibat peristiwa itu. “Yang pasti itu benar anggota kami, mohon maaf tidak bisa menjelaskannya,” jelasnya.
 
 
 
 


 
AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TANGSEL
Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel.

KOTA TANGERANG
Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Tramadol dan Hexymer Kerap Dipakai Pelajar Tangerang Buat Tawuran

Jumat, 16 Januari 2026 | 21:16

Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill