Connect With Us

Perampok Bos Gas Elpiji Gasak Uang dan Ponsel

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 1 Mei 2014 | 17:30

Lokasi kediaman bos agen Elpiji di Regency Dibacok Rampok (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Perampok yang menyerang pasangan suami istri (pasutri) pemilik toko agen gas elpiji, di Perumahan Griya Sangiang Mas, Jalan Bunga Raya, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang hingga menyebabkan Lily Susilo, 44, tewas, dan Tjoan Bie, 59, kritis, rupanya  berhasil menggasak tas berisi uang dan ponsel.
 
"Barang yang hilang adalah tas milik korban berisi uang hasil bisnis elpiji dan ponsel. Tapi belum diketahui jumlah nominalnya," terang Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Riad, Kamis (1/5).
 
Menurut Kapolres, diduga kedua korban telah diikuti pelaku yang baru pulang dari tokonya. Saat di dalam rumah, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang langsung menyerang korban dengan pisau.
 
"Ini yang jelas dibuntuti, korban baru datang ke rumah, kemudian pelaku ikut masuk," katanya.
 
Pihaknya juga tengah memeriksa CCTV yang ada di dua toko milik korban yang terletak di samping rumah. Untuk memperkuat penyelidikan, kata Kapolres, pihaknya masih menunggu kondisi korban yang kritis, Tjoan Bie, agar cepat pulih.
 
"Kita berharap bisa memeriksa korban yang saat ini masih dirawat, karena dia yang berkelahi dengan pelaku sehingga tahu persis ciri-cirinya," terangnya.
 
 
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill