Connect With Us

Pemudik di Terminal Poris Plawad Menurun

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 Juli 2014 | 18:43

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat inspeksi mendadak ke Terminal Poris Plawad, Rabu (23/7). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Jumlah penumpang mudik angkutan darat di Terminal Poris Plawad, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada H-3 lebaran menurun dibanding tahun lalu. Berdasakan data, jumlah pemudik lebaran tahun lalu mencapai 1.700 orang per hari, namun tahun ini hanya 800-900 pemudik per harinya.
 
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, menurunnya jumlah pemudik disebabkan karena banyaknya program mudik gratis yang diadakan di 7 titik seperti di Panarub, Jatiuwung, Cimone dan lainnya.
 
“Bahkan warga Kota Tangerang yang ikut mudik gratis Kementerian Perhubungan di Monas ada 1200 orang. Jadi jumlah penumpang lebih sedikit,” katanya saat melakukan inspeksi mendadak ke Terminal Poris Plawad, Rabu (23/7).
 
Padahal, kata Arief, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan telah menyiapkan ratusan armada untuk melayani para pemudik.
 
“Kita sudah siapkan 422 bus armada angkutan lebaran dengan tujuan 161 bus ke Jawa Timur/Tengah, 42 bus ke Jawa Barat, 52 bus Ke Sumatra dan 167 bus ke Bogor dan Sukabumi. Bahkan kalau kurang sudah disiapkan 100 armada cadangan,” jelasnya.
 
Untuk kesiapan prasarana lainnya, Pemkot melalui Dinas Pekerjaan Umum telah melakukan perbaikan sarana jalan yang menjadi lintasan jalur mudik seperti di Jalan Daan Mogot, Jenderal Sudirman,MH Thamrin dan Gatot Subroto.
 
“Pos Pengamanan Angkutan Mudik (Pospam) juga telah disiapkan di delapan titik dimana setiap Pospam telah disiapkan petugas kepolisian, personil Dishub, tenaga medis dan tenaga pendukung lainnya.
 
Selain itu, pihaknya juga terus memantau kelayakan bus armada untuk mudik lebaran dengan melakukan uji kelayakan. “Udah 136 bus yang diuji kelayakannya. Sementara untuk kesiapan supirnya akan dilakukan tes urine dari Dinas Kesehatan Provinsi," imbuhnya.
 
Kepala Terminal Poris Plawad Endang Romza mengatakan, diprediksi jumlah penumpang akan semakin meningkat hingga puncaknya pada H-3 lebaran atau Jumat (25/7). Pihaknya telah menyiapkan ratusan armada untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, apalagi tengah terjadi kemacetan sepanjang 10 Km di jalur Selatan Jawa Tengah akibat perbaikan jembatan Comal yang amblas beberapa waktu lalu.
 
“Bus sudah banyak disediakan, kita antisipasi kalau bus arus balik terjebak kemacetan. Kemungkinan bisa delay 10 jam. Ya mudah-mudahan pasti cukup, karena jumlah pemudik tahun ini juga lebih sedikit dibanding tahun lalu,” ujarnya.
 
 
NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Senin, 2 November 2026 | 22:39

Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill