Connect With Us

Sambut Idul Fitri, Sachrudin Buka Festival Pukul Bedug

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 29 Juli 2014 | 12:01

Sambut Idul Fitri, Sachrudin Buka Festival Pukul Bedug (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Tradisi pukul bedug merupakan salah satu budaya umat Islam yang harus terus dijaga dan  dilestarikan  keberadaanya, walaupun tradisi  pukul bedug hanya dilakukan saat malam takbiran Idul Fitri dan Idul Adha namun tradisi ini sudah melekat dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Walikota Tangerang H.Sachrudin saat Membuka Festival Bedug bertempat di Masjid Raya Al Adzom, Jl.Satria Sudirman Kota Tangerang, Minggu (27/07) malam.

Menurutnya Festival Bedug ini sangat tepat dilaksanakan, hal tersebut sebagai upaya mencegah kaum muda agar tidak turun mengarak bedug ke jalan dengan menggunakan. kendaraan mobil ataupun motor sehingga dapat mengganggu lalulintas."Festival bedug ini patut kita pertahankan,"ujarnya.

Wakil Walikota juga mengatakan bahwa Festival Bedug ini sebagai ajang dalam menunjukan kebolehan dan kemahirannya dalam memukul bedug dengan berbagai irama. Oleh karenanya, Wakil Walikota juga meminta kaum muda untuk terus mengembangkan budaya ini dengan mengajak kaum muda lainnya untuk mengekspresikan kemampuannya dalam memukul bedug.

Wakil Walikota juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini karena sangat bermanfaat dalam mengarahkan kaum muda pada kegiatan yang positif. Dan tidak hanya itu, kaum mudapun dapat saling bersilaturrahmi dan mewujudkan kebersamaan dalam memberikan warna bagi kemajuan kota Tangerang.

Sementara itu ketua panitia Madsani mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan sejak tahun 2002 dimana tujuannya untuk memberikan wadah bagi kaum muda untuk unjuk kebolehannya dalam memukul bedug. Festival Bedug ini  diikuti oleh 23 kelompok penabuh bedug yang berasal dari kabupaten Tangerang 11 kelompok, 10 kelompok dari Kota Tangerang serta 2 kelompok dari Jakarta.
 
TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill