Connect With Us

Pemuda Tangerang Deklarasi Peduli Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 Oktober 2014 | 17:03

Ratusan pemuda dari berbagai komunitas kebersihan di Kota Tangerang mendeklarasikan pemuda peduli sampah bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Hotel Allium, Selasa (28/10). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Bertepatan dengan hari sumpah pemuda, ratusan pemuda dari berbagai komunitas kebersihan di Kota Tangerang mendeklarasikan pemuda peduli sampah bersama Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Hotel Allium, Selasa (28/10).
 
Deklarasi yang dinamakan “Tangerang Ayo” ini berisikan program bersih kampung yang terintegrasi dengan program sebelumnya seperti Tangerang Bersih, Tangerang Hijau dan Tangerang Sehat.
 
“Dalam program "Tangerang Ayo" bersama Dinas Kebersihan dan Pertamanan, kita akan mengajak warga untuk terlibat dalam kebersihan lingkungan. Jadi, nanti di setiap kelurahan akan dibentuk komunitas untuk melakukan kebersihan lingkungan melalui kampung bersih," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
 
Ditanya apakah program tersebut berkaitan dengan penilaian Adipura, Arief menegaskan, jika komitmen masyarakat menjadi lebih utama dibandingkan pengangkutan sampah semata. "Jangan sekedar bersih sesaat saja tetapi ada komitmen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya," tegasnya.
 
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Ivan Yulianto mengatakan, kedepannya akan dibentuk komunitas peduli lingkungan. Dari total 104 kelurahan dan 13 kecematan, minimal ada 50 persen komunitas yang terbentuk dan  selanjutnya akan memberikan motivasi bagi lainnya.
 
“Kita juga akan membantu bagi komunitas peduli lingkungan sesuai kebutuhannya.Tetapi, kita akan bantu bagi komunitas yang sudah berkembang dan sesuai kebutuhannya. Bantuan bukan dalam bentuk dana, tapi infrastruktur serta sarana dan prasarana,” jelasnya.
 
Adapun beberapa komunitas peduli lingkungan di Kota Tangerang yang sudah terbentuk seperti Hompimpah, PMK, Benua Hijau dan lainnya. Kinerja para komunitas ini dinilai sudah bisa mengurangi sejumlah sampah dari sumbernya.
 
“Kita ingin sampah bisa diolah dari sumber, tidak hanya diangkut semua dan dibuang ke TPA. Produksi sampah di Kota Tangerang dalam sehari sekitar 1000 ton, sedangkan luas TPA sekitar 34,8 hektare. Saat ini, 1/3 dari luas TPA sudah terpakai menumpuk sampah. Kalau tidak diolah dari sumber , umur TPA cuma sebentar,” tukasnya.
 
 
TANGSEL
Material Atap Mal Living World Jatuh Timpa Kendaraan Gegara Angin Kencang, Korban Luka-luka

Material Atap Mal Living World Jatuh Timpa Kendaraan Gegara Angin Kencang, Korban Luka-luka

Jumat, 22 November 2024 | 22:06

Material atap dari sisi gedung Mal Living World, Alam Sutera, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), jatuh hingga menimpa mobil dan motor parkir, Jumat 22 November 2024.

WISATA
Wisata Kano Kota Tangerang Kembali Beroperasi, Ini Jadwalnya

Wisata Kano Kota Tangerang Kembali Beroperasi, Ini Jadwalnya

Jumat, 22 November 2024 | 18:52

Wisata air perahu kano Kota Tangerang kembali beroperasi, setelah sempat dihentikan karena aliran Kali Sipon surut.

TEKNO
Sejumlah Pemda Termasuk Banten Gunakan Teknologi Geospasial ArcGIS

Sejumlah Pemda Termasuk Banten Gunakan Teknologi Geospasial ArcGIS

Jumat, 22 November 2024 | 15:51

Teknologi geospasial canggih ArcGIS, buatan Esri Indonesia telah diimplementasikan di berbagai provinsi dan kota utama di Indonesia, untuk mendukung pemerintah daerah (pemda) dalam mengambil keputusan berbasis data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill