Connect With Us

Ini Pantauan Banjir BPBD Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 Februari 2015 | 12:59

Irman Puja Hendra (Istimewa / TangerangNews)

 
 
TANGERANG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah memantau sejumlah titik banjir di Kota Tangerang.   Penyebab banjir diketahui karena hujan yang tak berhenti sejak Minggu (8/2) hingga Senin (9/2) siang.
 
Hasilnya, menurut Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra,  wilayah Ciledug  dan Kali Angke masih aman. Sedangkan banjir paling parah menurut dia berada di bawah Flyover Taman Cibodas, di Kecamatan Cibodas.
 
Selain itu  Total Persada di RW 8 terdapat genangan air mencapai 40 centimeter. “Kali Leduk meluap. Ini sampai jam 12, kondisi terakhir kita terus update. Tak ada tanggul yang bocor. Pondok Bahar juga aman,” ujarnya seraya menambahkan Jalan Villa Regency juga terjadi genangan 10-30 centimeter.
 
WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BANTEN
Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Pemprov Banten Ajukan Pembangunan 50 Ruas Jalan Daerah ke Kementerian PU, Sasar Wilayah Terisolasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:56

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan 50 ruas jalan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk tahun anggaran 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill