Connect With Us

Ini Pantauan Banjir BPBD Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 Februari 2015 | 12:59

Irman Puja Hendra (Istimewa / TangerangNews)

 
 
TANGERANG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah memantau sejumlah titik banjir di Kota Tangerang.   Penyebab banjir diketahui karena hujan yang tak berhenti sejak Minggu (8/2) hingga Senin (9/2) siang.
 
Hasilnya, menurut Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra,  wilayah Ciledug  dan Kali Angke masih aman. Sedangkan banjir paling parah menurut dia berada di bawah Flyover Taman Cibodas, di Kecamatan Cibodas.
 
Selain itu  Total Persada di RW 8 terdapat genangan air mencapai 40 centimeter. “Kali Leduk meluap. Ini sampai jam 12, kondisi terakhir kita terus update. Tak ada tanggul yang bocor. Pondok Bahar juga aman,” ujarnya seraya menambahkan Jalan Villa Regency juga terjadi genangan 10-30 centimeter.
 
PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill