Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 19:48
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TANGERANG-Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, hingga kini masih terendam banjir setinggi 1 meter. Untuk di Perumahan Periuk Damai yang terendam banjir ada di wilayah RW 8, sementara Mutara Pluit di RW 9, 11 dan 13.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Rahmat Hendra mengatakan, banjir di dua titik tersebut karena belum susutnya air dari Situ Bulakan. Untuk itu pihaknya melakukan upaya dengan menyediot air banjir menggunakan mesin pompa.
“Sejak kemarin kita fungsikan mesin pompa di dua tempat masing-masing tiga unit ditambah dua mesin milik PU, untuk mempercepat pengeringan. Jadi air di perumahan dibuang lagi ke Situ Bulakan, lalu dari situ dibuang ke Kali Cirarab,” katanya, Minggu (15/2).
Pihaknya juga masih menyiagakan personil BPBD dan sejumlah perahu karet di dua tempat tersebut. Sementara di Perumahan Total Persada dan Ciledug Indah, banjir sudah surut sejak kemarin.
“Kemarin sudah bersih-bersih dan personil ditarik. Tapi kita tetap pantau, untuk mengantisipasi banjir susulan. Karena musim hujan masih berlangsung sampai akhir Februari,” jelasnya.
Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pendataan pada area perlintasan KRL yang tidak mempunyai palang pintu di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews