WFH ASN dan Swasta Tinggal Tunggu Pengumuman, Skemanya Disiapkan 1 Hari Seminggu
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:27
Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan swasta sudah diputuskan.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengendara sepeda motor tewas tertabrak Kereta Api Commuter Line saat melewati perlintasan rel KM 214-314 di Jalan Gang Masjid Al-Wustho RT 02/03, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Rabu (25/2) pagi.
Korban adalah Cakra, 48, warga Poris Gaga, Blok Tempe, RT 04/05, Kelurahan Poris gaga, Kecamatan, Batuceper Kota Tangerang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Ketika itu korban yang mengendarai sepeda motor Honda Blade Nopol B-6651-CWT melintas di perintasan rel yang tidak ada palang pintunya.
Korban tidak sadar jika ada KA Commuter Line Nomor 1914 dari Stasiun Poris menuju Stasiun Tangerang akan melintas. Seorang saksi mata, Andri Simamora yang bejualan sayur dekat lokasi sempat meneriaki korban .
“Saya sudah teriak-teriak bilang kalau ada kereta lewat. Tapi dia tidak dengar. Akhirnya, korban tertabrak KA hingga terpental dan akhirnya tewas di tempat,” kata Andri.
Kasat Reskrim Polsek Batu Ceper IPTU Nurjaya membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Diduga korban tidak memperhatikan kereta lewat saat akan melintasi rel yang tidak memiliki palang pintu. “Korban tewas karena mengalami benturan di bagian kepala, kaki kanan dan tangan kanan patah. Sedangkan sepeda motornya ringsek,” katanya.
Selanjutnya setelah adanya laporan dari masyarakat, Petugas Polsek Batuceper membawa korban ke RSU Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi. Barang bukti sepeda motor korban juga diamankan di Polsek Batuceper. (RAZ)
Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan swasta sudah diputuskan.
TODAY TAGPemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang menyebut volume sampah di wilayahnya mengalami lonjakan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews