Connect With Us

Pasca Dilaporkan Cucunya, Hj Masiah Stress

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Maret 2015 | 18:32

Nenek Masiah (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Hj Masiah, 67, di Jalan Kejaksaan I, RT 2/6, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, stress pasca menjadi tersangka atas laporan cucu kandungnya, Rahmad Hermansyah, 18, dan anak keduanya, Latifah, 40, yang mengaku menjadi korban pengeroyokan.

 

“Nyai jadi stress. Dia susah makan dan tidur  karena memikirkan kasus itu. Padahal dia sama sekali tidak melakukannya, apalagi itu kan cucu kandungnya sendiri,” kata Iwan, anak ketiga Hj Masiah, Kamis (26/3).

 

Sementara Hj Masiah mengaku sedih atas tindakan cucu dan anaknya yang tega melaporkannya ke polisi hanya karena masalah sepele. "Saya enggak nyangka mereka bisa bisa berbuat seperti ini. Saya enggak habis pikir bisa seperti ini," ujarnya sambil mengeluarkan airmata.

 

Hj Masiah menjelaskan bahwa dirinya hanya melerai perkelahian cucunya saja, yakni Rahmad dan Refi. Karena sebagai nenek, dia merasa tidak sanggup melihat keluarganya bertengkar hanya karena saling iri.

 

"Saya sayang dengan semua anak dan cucu saya. Enggak ada yang saya beda-bedakan,” jelasnya.

 

Hj Masiah juga mengaku kalau dirinya sangat takut mendapat surat panggilan dari Polsek Ciledug terkait tuduhan pengeroyokan. Dan ironisnya belum dilakukan pemeriksaan namun dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Saya takut masuk penjara,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Ciledug Kompol Imam mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui kasus Hj Masiah. "Maaf saya belum dapat laporan terkait kasus ini," ujarnya singkat.

 

Seperti diketahui bahwa Hj Masiah, 67, niat melerai pertikaian antar cucu kandungnya, malah dilaporkan ke polisi. Dia pun jadi tersangka atas tudingan melakukan pengeroyokan. Pelapor adalah Rahmad Hermansyah, 18, anak dari Latifah, 40, yang juga anak kedua Hj Masiah.

 

Tak hanya neneknya, Rahmad juga melaporkan, pamannya Iwan, 38, tantenya Nuriah, 25, dan sepupunya Refi, 18.

 

Peristiwa itu terjadi pada 7 Maret 2015 lalu. Ketika itu Rahmad mendatangi kediaman neneknya. Kemudian Rahmad yang emosi bertengkar dengan Refi gara-gara status blackberry mesengger (BBM) yang dianggap memancing perkelahian.

 

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Polisi Bongkar Peredaran Sabu 27 Kg dalam Kemasan Teh China di Tangerang, Nilainya Tembus Rp41,7 Miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:02

Dari operasi di dua lokasi berbeda, petugas menyita 27,168 kilogram sabu dan 5.000 butir psikotropika jenis Happy Five (H5) dari tangan dua tersangka berinisial D , 36, dan S, 45.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill