Connect With Us

Uji Coba, UN Online Masih Bermasalah

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 April 2015 | 15:05

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat uji coba UN Online di SMA Negeri 1 Tangerang (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

TANGERANG-Dinas Pendidikan Kota Tangerang melakukan uji coba Ujian Nasional (UN) dengan sistem online di lima sekolah yang sudah siap menerapkan sistem tersebut, Rabu (1/4).

Dalam uji coba yang dipantau langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di SMA Negeri 1 Tangerang masih ada sejumlah masalah yang terjadi.

"Tadi pagi sempat mengalami kegagalan, data yang kita kirim ke pusat tidak konek dengan server di pusat. Karena itu masuk terus diuji coba, sistem ini kan baru untuk kita," katanya.

Arief mengatakan, di Kota Tangerang ada lima sekolah yang sudah siap menerapkan UN Online, diantaranya SMA Negeri 1, SMA Negeri 8, SMK Negeri 1, SMK Negeri 3 dan SMA Yuppentek Tangerang.

"Kita terus pantau, jangan sampai pas siswa sudah ngisi ditengah jalan tapi ada kendala lagi," tukasnya.

Arief menambahkan, pihaknya telah menyiapkan antisipasi dengan sistem manual jika sisten online mengalami kendala saat pelaksanaan pada tanggal 13, 14, 15 April 2015.

"Tapi kita harapkan ini tidak terjadi. Karena akan jadi beban psikologis bagi siswa yang mengikuti UN," paparnya.

Arief juga berharap komitmen pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan untuk lebih menyiapkan sarana dan prasarana UN Online. "Kita ingin ada dukungan pusat, kalau mau bikin sistem ini, sarananya harus siap,"  katanya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Tangerang Tatang Sutardi mengatakan untuk UN Online ini, pihaknya menyiapkan 89 unit komputer dan 7 unit laptop. Pelaksanaan ujian dibagi tiga sesi untuk total 281 siswa peserta UN di SMA Negeri 1. Dimana 184 siswa dari IPA dan 57 dari IPS.

"Rasio jumlah komputer dengan jumlah siswa yakni 1:3. Untuk antisipasi listrik padam, kita layangkan surat ke PLN, jadi pasokan listrik aman," tukasnya.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

KAB. TANGERANG
Ngaku Liburan, 6 WN Tiongkok Malah Buka Studio Foto Ilegal di Kosambi Tangerang

Ngaku Liburan, 6 WN Tiongkok Malah Buka Studio Foto Ilegal di Kosambi Tangerang

Kamis, 17 September 2026 | 17:45

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang menindak serta mendeportasi enam Warga Negara Asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill