Connect With Us

Rano Karno Pantau UN Online di SMA Yuppentek

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 April 2015 | 16:05

Rano Karno Pantau UN Online di SMA Yuppentek (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

TANGERANG-Plt Gubernur Banten Rano Karno memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dengan sistem online di SMA Yuppentek, Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (14/4) siang.

Dalam kunjungannya, Rano memberikan semangat kepada siswa yang baru pertama kali melakukan UN secara online ini. "Semangat ya semua. Sistem ini lebih mudah. Kalian pasti kan lebih mengerti, enggak seperti kami yang gaptek," ujarnya.

Rano juga menanyakan apakah ada kendala pada pelaksanaan UN Online hari kedua ini. Salah satu guru pun menyampaikan kekhawatirannya. "Kendalanya cuma satu, takut listrik mati, Pak," pungkasnya.

Terkait pelaksanaan UN Online se Banten, Rano mengklaim sampai hari ini belum ada masalah. "Tapi bukan berarti tidak akan terjadi. Karena itu semua sekolah yang ditunjuk melaksanakan UN Online sudah mengantisipasi berbagai kendala, seperti listrik dan jaringan internet," jelasnya.

Menurutnya, sistem online pada UN ini bagus, sebagai upaya memaksa anak untuk mengenal teknologi. Selain itu, ini salah satu indikasi bahwa era pendidikan akan berubah yang sebelumnya segala sesuatu dengan manual, akan menjadi online.

"Walau ini masih uji coba, tapi kalau kedepannya bisa terus, ini akan bagus. Memang eranya sudah harus berubah," paparnya.

Meskipun, Rano mengakui Provinsi Banten masih terkendala sarana dan prasarana. Namun dengan dipilihnya Banten menjadi salah satu daerah yang melaksanakan UN Onlie oleh pemerintah pusat, menurutnya hal itu merupakan suatu kemajuan.

"Di Banten memang tidak lebih dari 20 sekolah yang ditunjuk. Ini terkait sarana dan prasarana tapi pelaksanaannya sudah cukup baik dibanding daerah lain," tukasnya.

Rano menyatakan kedepannya akan menambah sarana dan prasarana agar sistem online ini juga bisa dilaksanakan di seluruh sekolah di Banten.

"Target tidak lebih dari tiga tahun. Apalagi dengan UU 23, pelimpahan kebijakan pendidikan tingkat SMA dan SMK dari Kota dan Kabupaten diberikan ke Provinsi, jadi kewenangan kita lebih luas," paparnya.

 

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill