Connect With Us

Keluarga Korban Pemerkosaan merasa ada keanehan

Denny Bagus Irawan | Rabu, 22 April 2015 | 19:25

| Dibaca : 7277

Didi Sulaeman saat ditemui di kediamannya. (Dira Derby / TangerangNews)



TANGERANG-Keluarga korban pemerkosaan merasa ada keanehan pada pihak kepolisian yang menangani kasus terhadap ARF, gadis berusia 16 tahun di Ciledug, Kota Tangerang.

Sebab, setelah setelah sempat memeriksa empat orang rekan kerja korban, yang dua diantara empat nama yang diperiksa itu, disebut korban kepada ibunya, polisi seperti mengendurkan persoalan tersebut.

Memang dalam keterangan ARF kepada ibunya, dia menyebutkan dua orang rekan kerjanya. Namun, karena kondisinya lemah, ARF tak menyebutkan peran kedua orang tersebut, sehingga menyebabkan dirinya mengalami luka pada kemaluan dan luka bakar di tubuhnya yang diduga sundutan rokok. 

"Ya merasa aneh. Meminta surat permohonan visum pun susah, sedangkan waktu laporan katanya tak boleh 1 x 24 jam, se-jam lebih saja, katanya sudah lewat," ujar ayah ARF, Didi Sulaeman.  Keluarga ARF mengira ada yang mencoba menutupi kasus tersebut, bahkan sampai visum dari RS Swasta pun tak diperbolehkan.

"Kami orang tak paham hukum, malah kami kalau bilang ini pemerkosaan, ada yang nakutin kami. Nanti katanya akan dilaporkan balik mau," tambahnya.

Akibat ada perkataan tersebut, keluarga akhirnya memilih diam, bahkan persoalan visum mereka biarkan di RSUD Tangerang. "Sudah diurus polisi, kita tinggal tunggu hasilnya saja soal visum," tuntasnya.

TOKOH
Bahagianya Kehidupan Rinni Idol Saat Ini, Usai Kekasihnya Telah Menghamili Wanita Lain

Bahagianya Kehidupan Rinni Idol Saat Ini, Usai Kekasihnya Telah Menghamili Wanita Lain

Minggu, 27 Maret 2022 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada tahun 2010 siapa yang tidak kenal dengan Rinni Wulandari, dia penyanyi terkenal di-era itu. Ya, mungkin publik masih ingat dengan Rinni Wulandari?

KAB. TANGERANG
Hadapi Acara Internasional PAMSEA, Bupati Tangerang Ajak PIK 2 Kolaborasi

Hadapi Acara Internasional PAMSEA, Bupati Tangerang Ajak PIK 2 Kolaborasi

Kamis, 26 Mei 2022 | 12:15

PT. Kukuh Mandiri Lestari selaku pengembang Pantai Indah Kosambi 2 (PIK2) diajak oleh Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar untuk berkolaborasi dalam penataan kawasan pesisir di wilayah Kabupaten Tangerang.

OPINI
Kurangnya Sikap Menghargai Antara Umat Beragama

Kurangnya Sikap Menghargai Antara Umat Beragama

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:43

TANGERANGNEWS.com-Kemampuan seseorang untuk memperlakukan orang lain secara berbeda, toleransi mencakup sikap positif seperti menghormati dan menghargai orang yang berbeda agama, ras, bahasa, suku dan budaya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill