KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Daan Mogot, Kilometer 23, Batuceper, Kota Tangerang, sekitar pukul 11.15 WIB, Jumat (8/5). Seorang pengendara motor Honda CBR 150 bernomor polisi B 3555 UCJ yang belum diketahui namanya, tewas di lokasi kejadian.
Pengendara berjenis kelamin pria dengan ciri-ciri mengenakan jaket warna merah strip putih tersebut terhempas setelah terserempet mobil mini truk yang hendak memutar arah. "Belum tahu siapa namanya korban, tetapi diterhempas setelah terserempet mobil pickup berwarna biru dari arah Daan Mogot yang hendak berputar arah ke arah Tangerang," ujar saksi Iwan yang ditemui di lokasi yang berada di Jalan Metrologi, Batuceper, Kota Tangerang.
Setelah mengetahui ada korban yang tersambar, pengemudi truk mini tersebut,batal berputar arah. Setelah itu, pengemudi bergegas meninggalkan lokasi peristiwa.
"Cepat sekali kejadiannya. Pengemudin itu memang salah, berputar dari arah tengah, mungkin korban tak mengira akan belok mobil itu. Kita sampai kita tak berpikir untuk menghentikan pick up tersebut. Kita fokus bantu korban," tambah Iwan.
Warga yang mencoba menyelamatkan korban tak berani untuk mengetahui identitas pria yang terlihat berkulit putih tersebut. "Enggak berani lihat identitasnya. Tapi yang jelas sudah meninggal," tuturnya.
Petugas Polsek setempat telah berdatangan dan mencoba mencari informasi di lokasi kejadian.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGBencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews