Connect With Us

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Anggota PP

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 Mei 2015 | 15:52

Ciledug Memanas, Polisi & TNI Siaga di Lokasi (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Pihak Kepolisian Polres Metro Tangerang masih menyelidiki kasus pertikaian antar pemuda anggota ormas PP dan FBR yang menewaskan satu orang, pada Minggu (10/5) dini hari kemarin.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita masih mencari pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Senin (11/5).

Kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti di TKP berupa senjata tajam yang digunakan untuk mengeroyok korban, yakni Purnama Ramdani, 27, hingga tewas. Namun, pihaknya belum bisa membeberkan lebih jauh terkait perkembangan kasus tersebut.

"Semua informasi yang berkaitan dengan penyelidikan belum bisa kita beberkan. Nanti setelah pelaku tertangkap, baru kita informasikan lebih jelas," kata Kasat.

Hingga kini sejumlah aparat kepolisian masih berjaga di TKP, Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pasca peristiwa tersebut.

Seperti diketahui, perkelahian antar ormas Front Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi, Minggu (10/5), sekitar pukul 01.30 WIB.

Salah satu anggota PP bernama Purnama Ramdhani alias Kera, 27, warga Larangan Indah, tewas dengan luka tikaman senjata tajam disekujur tubuhnya. Korban dikeroyok para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang saat sedang bersama pacarnya.

"Korban lagi jalan sama pacarnya. Lalu bertemu tiga pelaku. Sempat terjadi cek cok mulut. Kemudian korban dikeroyok dengan senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Minggu (10/5).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill