KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Pihak Kepolisian Polres Metro Tangerang masih menyelidiki kasus pertikaian antar pemuda anggota ormas PP dan FBR yang menewaskan satu orang, pada Minggu (10/5) dini hari kemarin.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita masih mencari pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Senin (11/5).
Kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti di TKP berupa senjata tajam yang digunakan untuk mengeroyok korban, yakni Purnama Ramdani, 27, hingga tewas. Namun, pihaknya belum bisa membeberkan lebih jauh terkait perkembangan kasus tersebut.
"Semua informasi yang berkaitan dengan penyelidikan belum bisa kita beberkan. Nanti setelah pelaku tertangkap, baru kita informasikan lebih jelas," kata Kasat.
Hingga kini sejumlah aparat kepolisian masih berjaga di TKP, Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, pasca peristiwa tersebut.
Seperti diketahui, perkelahian antar ormas Front Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila (PP) kembali terjadi, Minggu (10/5), sekitar pukul 01.30 WIB.
Salah satu anggota PP bernama Purnama Ramdhani alias Kera, 27, warga Larangan Indah, tewas dengan luka tikaman senjata tajam disekujur tubuhnya. Korban dikeroyok para pelaku yang diduga berjumlah tiga orang saat sedang bersama pacarnya.
"Korban lagi jalan sama pacarnya. Lalu bertemu tiga pelaku. Sempat terjadi cek cok mulut. Kemudian korban dikeroyok dengan senjata tajam," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Minggu (10/5).
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews