Connect With Us

Jelang Ramadhan, Polres Metro Tangerang Siapkan 7 Pos Keamanan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 5 Juni 2015 | 16:37

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto, saat meninjau salah satu titik yang akan dijadikan Pospam di Jatake, Jatiuwung, Jumat (5/6) (TangerangNews / TangerangNews)

TANGERANG-Polres Metro Tangerang mempersiapkan 7 pos keamanan (Pospam) yang tersebar di sejumlah wilayah, menjelang bulan suci Ramadhan. Pos tersebut untuk mengantisipasi tindak kriminalitas serta kemacetan arus lalu lintas selama puasa dan mudik lebaran.

Adapun titik pos tersebut ditempatkan di Jalan Gatot Subroto depan Perum Puri Jatake, Jalan Jendral Sudirman depan Tangcity Mall, Jalan HOS Cokroaminoto depan CBD Ciledug, Jalan Benteng Betawi  di Terminal Poris Plawad, Jalan MH Thamrin Kebon Nanas, Jalan Daan Mogot Kebon Besar dan di depan Robinson Tangerang.

"Penempatan pospam ini merupakan rangkaian program Operasi Ketupat Jaya dalam rangka memberikan pelayanan dan keamanan kepada masyarakat selama puasa dan lebaran," jelas Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Agus Pranoto, saat meninjau salah satu titik yang akan dijadikan Pospam di Jatake, Jatiuwung, Jumat (5/6).

Menurut Agus, Kota Tangerang merupakan daerah lintasan pemudik dari  yang akan ke Lampung maupun ke daerah Jawa. Hal itu akan berdampak pada kepadatan arus lalu lintas di jalan-jalan besar.

"Karena itu kita tempatkan pospam di jalur pemudik. Pos akan aktif selama 24 jam, kita siagakan  terus personi, terutama pada H-8 Lebaran dimana lalu lintas akan sangat padat karena mulai arus mudik," tukasnya.

Untuk kawasan rawan kecelakaan, Agus menyatakan tidak ada. Kecelakaan yang di wilayah Kota Tangerang biasanya terjadi secara insidentil dan sporadis, tidak selalu pada satu titik. Sedangkan titik kemacetan menyebar di semua wilayah, terutama jalan protokol.

"Untuk jalan-jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakan, kita juga koordinaasi dengan Pemda untuk mengatasinya dengan membenahi sarana dan prasarana," jelas Agus.

Polres juga mengantisipasi tindakan krimibalitas seperti pencuri rumah kosong dengan menyebar personil patroli dari tiap Polsek. "Selain itu juga tindakan yang menganggu keamanan dan ketertiban seperti tawuran, sweeping dan trek-trekan," ujarnya.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill