Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANG-Sebanyak sembilan pasangan remaja yang bukan suami istri terjaring razia Satpol PP saat mesum di sejumlah hotel kelas melati Kota Tangerang saat bulan Ramadhan, Selasa (7/7). Tiga diantara wanita pasangan diketahui adalah mahasiswi dari sebuah perguruan tinggi di Kota Tangerang.
Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan, razia dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB, di sejumlah titik. Hasilnya terjaring sebanyak 7 pasang di Hotel Anggrek dan 2 pasang di hotel Mandala.
"Mereka kedapatan sedang berada di dalam kamar. Saat ditanya surat nikahnya, mereka tidak bisa menunjukkan," jelasnya.
Mumung menambahkan, razia yang kami laksanakan ini dalam rangka menegakan Perda Kota Tangerang No 8/2015 tentang larangan kegiatan pelacuran atau prostitusi.
"Razia ini merupakan kegiatan rutin. Termasuk saat bulan Ramadhan. Kami melakukan pengawasan dan penertiban di hotel-hotel melati, kontrakan/kostan," jelasnya.
Adapun pasangan-pasangan yang kedapatan sedang berduaan di hotel tersebut di bawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberi penyuluhan agar tidak mengulangi pelanggaran nya kembali.
"KTP nya kita tahan. Harus diambil atas izin RT RW tempat mereka tinggal. Ini sebagai shock terapy," pungkas Mumung.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews