Connect With Us

Dendam Senggolan di Jalan, Kernet Truk Sampah Tangerang Disabet Samurai

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 30 Agustus 2015 | 13:30

Korban Rahmat saat ditemui wartawan di RS. (Dira Derby / TangerangNews)



TANGERANG-Kernet truk sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Rahmat, 28, dibacok pengendara motor di Jalan KH Hasim Ashari, Gang Jambu, Kelurahan Buaran Indah, Kota Tangerang, Minggu (30/7). Akibatnya korban kritis karena mengalami luka parah dibagian di kepala.

Peristiwa itu berawal ketika truk sedang berhenti untuk mengangkut sampah di Jalan KH Hasyim Ashari sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian, dua pengendara sepeda motor  yang melaju dari arah Tangerang ke Cipondoh menyenggol bagian truk hingga terjatuh.Pengendara yang belum diketahui identitasnya tersebut emosi dan meminta ganti rugi.

Namun korban menolak karena merasa tidak bersalah. Akhirnya pelaku yang konon terlihat dalam keadaan mabuk ini menahan kunci mobil truk.
"Kita sedang menunggu petugas yang ngangkut sampah. Lagi pula dia juga tidak kenapa-kenapa  karena pelan. Tapi minta ganti rugi sampai ngambil kunci truk. Kita tidak terima karena lagi tugas," tukas Salim Nurhali, sopir truk.

Korban dan pelaku pun sempat cek-cok mulut hingga akhirnya dilerai oleh warga sekitar. Kemudian korban kembali bertugas dan pelaku meninggalkan lokasi. Namun ternyata, pelaku masih dendam dengan kejadian tersebut

"Satu jam berselang kejadian, pelaku bersama teman-temanya mendatangi kami di Gang Jambu. Mereka cekcok dengan Rahmat. Lalu teman pelaku langsung menyabet samurai ke kepalanya," jelas Salim.

Setelah korban tersungkur bersimbah darah, pelaku dan rekannya langsung melarikan diri. Sedangkan Rahmat ditolong warga ke Rumah Sakit Husada Insani. Saat ini korban masih dirawat di ruang ICU.

Kapolsek Tangerang Kompol Bambang Gunawan membenarkan peristiwa pembacokan dengan korban kernet truk sampah DKP bernama Rahmat, warga asal Cimapag, RT 03/04, Desa Karya Buana, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Pihaknya telah memeriksa saksi dan oleh TKP.

"Korban mengalami luka bacok di pelipis kiri. Pelaku dengan ciri berkulit hitam, berbadan tinggi sedang kami selidiki," katanya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

NASIONAL
Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Bentrok Maut Pecah di Matraman Jakarta, Dipicu Tidak Bayar Nasi Uduk, 1 Orang Dikabarkan Tewas

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:34

Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di sekitar Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mendadak mencekam pada Minggu pagi, 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill