Connect With Us

Mobil Buser Diincar Pelaku Pecah Kaca, Tersangka Ditembak

Maryoto | Jumat, 4 September 2015 | 13:10

Tersangka Pencuri dengan pecah kaca Mobil yang Ditembak Kakinya (Maryoto / TangerangNews)


TANGERANG- Tersangka pencuri dengan modus pecah kaca mobil  dihadiahi timah panas oleh Buser Polsek Neglasari, Kota Tangerang karena kabur saat hendak. diringkus.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Neglasari IPTU Badruzaman,  tersangka  Fadriansah alias Bagas diringkus di Jalan Pembangunan Karang Sari saat tersangka sedang beraksi Kamis (3/8) malam.
 
Pada saat kejadian tersangka mengincar mobil anggota buser yang diparkir dipinggir jalan. Pada saat ditegor petugas, tersangka malah kabur ke permukiman warga .

"Karena tak menggubris tembakan peringatan akhirnya kami lumpuhkan kaki kirinya," tegas Badruzaman.
 
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sudah beraksi sebanyak lima kali di wilayah Neglasari, Kota Tangerang.

"Pelaku memecah kaca mobil menggunakan busi bekas kendaraan, lalu mengambil barang berharga yang disimpan dalam mobil seperti laptop, uang dan lainnya," terangnya.#Pencurian

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TANGSEL
Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Tertinggi se-Banten, Harga Konstruksi di Tangsel 1,033 Kali Lebih Mahal dari Surabaya

Jumat, 27 Februari 2026 | 14:41

Membangun bangunan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) rupanya membutuhkan kocek yang lebih besar dibandingkan wilayah lain di Provinsi Banten.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill