Connect With Us

Komunitas Peduli Siap Wujudkan Kota Tangerang Bebas Sampah 2017

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 1 Oktober 2015 | 19:02

Komunitas Peduli Sampah di Kota Tangerang sepakat dan siap berjanji mewujudkan program pemerintah setempat untuk membuat kota tersebut bebas sampah pada tahun 2017. (Tangerangnews.com / Rangga Zuliansyah)

TANGERANG-Komunitas Peduli Sampah di Kota Tangerang sepakat dan siap berjanji mewujudkan program pemerintah kota tangerang bebas sampah pada tahun 2017. Hal tersebut diutarakan sejumlah komunitas saat menggelar ngobrol bareng komunitas di Saung Paguyuban Masyarakat Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (1/10).

 

Upaya komunitas peduli sampah Kota Tangerang untuk turut serta menciptakan kota bermoto Akhlakul Karimah itu bebas sampah disambut positif Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Sebagai bentuk dukungannya, puluhan komunitas peduli sampah yang ada saat ini pun nantinya akan mendapatkan sarana dan prasarana dalam mengelola sampah di sumber.


 

Kepala Dinas Kebersihan Kota Tangerang Ivan Yudhianto mengatakan, pemberian sarana dan prasarana dimaksudkan untuk menciptakan kampung bersih disetiap wilayah. "Diharapkan dengan alokasi sarana dan prasarana ini dapat digunakan secara maksimal dan para komunitas sampah dapat mengembangkannya," kata Ivan saat acara ngobral bareng komunitas sampah di PMK Cipondoh.

 

Dijelaskannya, saat ini telah terbentuk puluhan komunitas sampah di berbagai wilayah dan akan terus bertambah seiring waktu. DKP pun telah melakukan sosialisasi di 78 kelurahan dari target 104 kelurahan dalam memberikan informasi kaitan program kampung bersih.

 

Perlu diketahui, program kampung bersih adalah upaya untuk mengidentifikasi permasalahan persampahan di setiap kelurahan. Hal ini sejalan dengan kebijakan alokasi satu armada di setiap kelurahan.

"Maka itu kita bangkitkan semangat masyarakat untuk menumbuhkan embrio gerakan komunitas peduli sampah di setiap kelurahan," katanya.

 

Kemudian, kampung bersih pun memiliki tujuan sebagai sentraliasi pengangkutan sampah di setiap kelurahan, meningkatkan reduksi sampah di sumber serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah hingga memperpanjang umur tekni TPA Rawakucing.


 

Adapun tahapan dalam terwujudnya kampung bersih yakni dengan sosialisasi setiap kelurahan dan telah dimulai sejak awal tahun. Lalu membentuk komunitas peduli sampah, pencarian lokasi lahan sebagai tempat sentral pengolahan dan pengangkutan sampah, koordinasi dengan RT/RW untuk kegiatan pengangkutan sampah hingga penetapan jadwal pengangkutan sampah oleh DKP dan support fasilitas serta pendampingan.

Nantinya, program kampung bersih akan terintegrasi dengan kampung hijau dan tangerang berkebun. "Jadi kegiatannya masif dan masyarakat bisa merasakannya dari hasil kerjasamanya," katanya.

 

Ketua Paguyuban Masyarakat Kenanga (PMK) Fahrul Roji mengatakan, bantuan sarana dari DKP ini membantu masyarakat dalam mengelola sampah. Sebab, karakteristik sampah di setiap wilayah berbeda termasuk dengan hasil olahan sampahnya. Semoga saja, masyarakat lainnya bisa ikut serta dalam mengelola sampah menjadi produk bernilai tinggi. "Kami harapkan, sarana ini adalah bentuk perhatian dan kerjasama dari pemerintah dan pelaku usaha ke masyarakat dalam menciptakan lingkungan bersih," ujarnya.

 

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

KOTA TANGERANG
Sekda Nilai Karnaval Seni dan Budaya HUT ke-33 Jadi Wajah Kerukunan Kota Tangerang

Sekda Nilai Karnaval Seni dan Budaya HUT ke-33 Jadi Wajah Kerukunan Kota Tangerang

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:47

Ratusan pelajar bersama warga tumpah ruah mengikuti Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus pembuka rangkaian Gebyar Ramadan Kariim Al-Ittihad di kawasan Pasar Lama hingga pelataran Masjid Agung Al-Ittihad

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill