Connect With Us

Waduh! Bawa 40 Penumpang, Perahu Eretan di Cisadane Tangerang Terjungkal

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 23 Oktober 2015 | 20:17

Eretan milik Rais yang terjungkal karena membawa 40 penumpang dan 23 sepeda motor. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Sebuah perahu eretan di Kampung Eretan Tangga Abu, RT02/01, Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, terjungkal saat membawa penumpang, Jumat (23/10) petang.

Akibatnya, puluhan penumpang tercebur ke Sungai Cisadane. Menurut salah satu penarik eretan, Dadi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

 

Ketika itu perahu eretan mengangkut penumpang dan kendaraan sepeda motor yang akan menyeberang dari Kedaung Baru ke Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

"Yang naik puluhan, kalau yang bawa sepeda motor sekitar 22 orang. Sebenarnya penumpang sudah terlalu banyak, kita sudah larang, tapi mereka tetap maksa naik," jelasnya.

 

Namun, saat perahu berjalan beberapa meter, bagian depan perahu terangkat karena bagian belakangnya terlalu berat. Akhirnya para penumpang dan sepeda motornya pun tercebur ke sungai.

"Penumpang terlalu berat di belakang, jadi depannya ngang-kat," jelas Dadi.

 

Penumpang yang panik berteriak minta tolong dan berusaha menyelamatkan diri. Beruntung kondisi Sungai sedang surut. Mereka berhasil diselamatkan tukang eretan dan warga sekitar.

 

Sejumlah penumpang yang luka dibawa ke klinik Medika yang tak jauh dari eretan. Sedangkan sepeda motornya diamankan di rumah warga. Meski tidak ada korban jiwa, sepeda motor para penumpang rusak karena tenggelam di Sungai.

 

Kapolsek Neglasari Kompol Alit Syahrul Anas menyatakan, peristiwa perahu eretan terjungkal tersebut telah menyebabkan 40 penumpang tercebur ke sungai. Sedangkan sepeda motor yang rusak sebanyak 23 unit.

 

"Diduga hal itu kana ada kebocoran pada perahu. Untuk sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pemilik eretan Rais, bersedia bertanggung jawab untuk mengganti kerugian," ujarnya.

 

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill