Connect With Us

Penyebab Bunuh Diri, Kanit Lantas Polsek Cipondoh Tangerang Ditolak ?

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 22:54

Keluarga IPTU Budi Riyono. (Rusdy / Tangerangnews)


TANGERANGNEWS.com-Penyebab bunuh diri IPTU Budi Riyono, Kanit Lantas Polsek Cipondoh, Kota Tangerang masih teka-teki. Sumber di Polsek Cipondoh didapati sebenarnya Helin Herliana asal Garut  dengan kelahiran 29 Desember 1981 belum dinikahi sang anggota Polres Metro Tangerang itu.

Justru, Herlin yang bekerja di salah satu perbankan  itu menolak dinikahi oleh korban, sebab Budi masih memiliki istri.  Atas penolakan itu IPTU Budi Riyono lalu menembak kepalanya sendiri hingga tewas.  Keduanya diakui warga seperti suami istri.

Ketua RT 06/02, Afandi Rudianto menuturkan bahwa Budi memang kerap kali mampir ke rumah Herlin warga Cluster Griya Kencana RT 06/02. Tetangga pun menyangka keduanya memang suami istri.

"Iya, cukup sering, mas. Datangnya sih enggak nentu, tapi dalam seminggu pasti ada datang paling tidak sekali," kata Afandi.

Selama kerap mampir, kata Afandi, Budi sama sekali tidak pernah melapor ke RT atau warga lainnya. "Tidak pernah lapor, tapi warga sering lihat mereka. Akhirnya ya jadi tidak asing," katanya.

Afandi menuturkan, Herlin tinggal sendirian di rumah tersebut.

"Ibu Helin tinggal mengontrak disana. Dia penghuni baru, sejak Agustus 2015 kemarin. Tinggalnya sendirian saja, nggak ada orang lain atau anak kecil," katanya.

Kini jasad Budi telah dimakamkan dengan cara pemakanaman militer. (RAZ)

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill